Garda Muda DM Ungkap Politik Uang Di Cibal

floressmart.com- Kerja keras Garda Muda DM membuntuti gelagat politik uang dalam perhelatan Pilkada rupanya membuahkan hasil. Garda Muda Deno-Madur berhasil mengungkap praktik politik uang (money politic) di Kecamatan Cibal Barat, Minggu, 6 Desember 2015.

Tiga warga kampung Cia, Desa Wae Codi, Kecamatan Cibal Barat mengaku masing-masing diberi uang sebesar Rp 50.000 oleh orang yang mengaku dari tim kerja calon bupati tertentu.

Mereka adalah Stanislaus Gadur (47), Nikolaus Nasur (61), dan Adolfus Dandung (39). Ketiganya mengaku menerima uang dari Heri Baru (HB) dan Marsel (M) tim sukses calon bupati tertentu di desa Wae Codi, Kecamatan Cibal Barat.

Baca juga  Saling Klaim Kemenangan, Ini Pernyataan DM Vs Head

Adolfus Dandung mengaku, penyerahan uang itu dilakukan di dalam rumah Heri Baru saat sedang melakukan rapat tim desa pada Selasa, 1 Desember 2015 lalu.

“Yang hadir mengikuti rapat saat itu berjumlah sekitar 30 orang. Sebelum pulang semua diberi amplop berisi uang R 50.000. Yang kasi itu uang Heri Baru dan Marsel, ” ucap Adolfus saat dikonfirmasi floressmart.com Minggu malam.

Baca juga  Menebak Nasib Golkar,Ini Kata Osi Gandut

Runutan Kasus

Anggota Garda Muda DM Cibal, Mansi dan Edi Ndaga telah mengendus praktik “jual beli” suara itu sejak tanggal 2 Desember 2015, sehari setelah penyerahan uang.

Setelah berhasil mengumpulkan bahan keterangan, barulah hal itu disampaikan ke ketua Panwas Cibal Barat.

“Kita menginformasikan kasus ini ke Panwascam Cibal Minggu pagi. Teman-teman Panwas bersama kami kemudian ke kampung Cia. Alhasil, tiga orang warga di sana mengakui hal itu, ” ungkap Mansi.

Baca juga  GM1DM Siap Sergap Suanggi Pilkada

Setelah dilakukan interogasi, ketiga warga itupun mengaku dan menyerahkan amplop berisi uang itu kepada Panwascam Kecamatan Cibal Barat.

Pantauan floressmart.com, ketiga penerima uang itu dibawa ke Sentra Gakumdu Kantor Panwas Manggarai di Ruteng. Para terduga penerima uang itu didampingi tim hukum Deno-Madur untuk melaporkan kasus politik uang itu secara resmi kepada pihak berwenang.(jhs/arl)

 

 

 

 

 

 

Beri rating artikel ini!
Tag: