Melawan Korupsi Ala Guru Agama

floressmart.com- Ditengah masalah korupsi yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini, Depertemen Agama (Depag) Manggarai Nusa Tenggara Timur mengadakan seminar Nasional sehari bagi tenaga Pendidik dan Kependidikan  di lingkup Departemen Agama Manggarai  dan Manggarai Timur (Matim) dengan harapan mereka akan  menjadi lilin-lilin kecil sebagai penerang  untuk melawan prilaku korupsi baik itu di sekolah maupun di linglikungan dimana mereka berada.

Hal itu dikatakan Drs Yohanes Wage, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Manggarai  dalam sambutan pembukaaan Seminar Nasional di depan ratusan  peserta  Guru dan Pegawai dari SD,SLTP,SMA/K dan madrasah dua Kabupaten pada Sabtu (12/12) di Gedung Manggaraian Convention Centre (MCC) Kota Ruteng ibu kota Kabupaten Manggarai

Baca juga  Dua Hal Ini Bikin Kabupaten Manggarai Gagal Raih WTP

Dia mengatakan Seminar Nasional  diselenggarakan oleh Kementerian  Agama Kabupaten Manggarai  dalam rangka hari amal  bhakti kementeian Agama  republik Indonesia ke-70 pada 3 Januari 2015 mendatang  dengan bertemakan Mengagas Pengintegrasian Pembentukan Karakter Anti Korupsi Dalam Pendidikan di Sekolah /Madrasah Keniscayaankah/ Utopi?  memiliki nilai positif dalam pembangunan karakter dunia pendidikan

” kita berharap guru agama menjadi corong atau lilin-lilin kecil  bercahaya  menolak prilaku korupsi di negara kita tercinta “ujarnya.

Selain peserta sebagai pengajar dan pendidik , mereka juga semestinya  medapat penegetahuan pengelolaan keuangan yang baik dan transparan dan mendidik siswa secara dini agar berprilaku tolak terhadap prilaku korupsi  dan tidak terbawa ataupun terpengaruh dengan prilaku korupsi

Baca juga  Memburu Takjil di Masjid Jihadul Ukhro Ruteng

“Seminar ini  diharapkan peserta  memiliki ,memahami,dan mewujudkan sikap dan trindakan anti korupsi atau minimal merasa takut melakukan tindakan korupsi dan merasa malu apabila tergoda untuk melakukan korupsi ,tetapi merasa marah bila menyaksikan praktek korupsi di lingkang hidupanya” Kata dia menegaskan.

Yos Epol, peserta  Seminar Seorang Guru Agama Katolik SLTPN 2 Langke Rembong  Kabupaten Manggarai Kepada floressmart.com setelah acara selesai mengatakan dengan diadakan seminar dia berharap agar kita sebagai tenaga Pendidik dan kependidikan sekolah dalam melaksanakan manajemen terbuka dalam mengelola dana Bos maupun dana lain yang masuk sekolah

Baca juga  Deno-Madur Mulai Berkantor di Desa

“ Sekolah atau Madrasah akan maju dan ouput yang diuhasilkan dunia pendidikan lebih baik’’katanya.

Pantauan floressmart.com ,Sabtu (12/12) dengan antusias para peserta seminar menyimak narasumber Dr Kusoy yang memaparkan materi menarik terkait karakter pendidikan diantaranya adalah beberapa penyakit karakter yang harus dilawan guru , Jam Kerja PNS, Pemberantasan Korupsi di Indonesia dan materi lain yang berkaitan anti korupsi . (id)

Beri rating artikel ini!