Bupati Deno Singgung Beda Pilihan Politik Dan Penataan Birokorasi

floressmart.com- Bupati Manggarai Nusa Tenggara Timur Kamelus Deno mengaskan, dalam penyelenggaraan pemerentahan ia dan Wabup Viktor Madur tidak akan mengobarkan kebencian kepada siapapun. Sebab kata Deno, kebencian tidak akan membangun apapun. Hal itu disampaikanya, terkait perbedaan politik Pilkada serentak 9 Desember 2015.

“Orang yang tidak suka Kamelus Deno-Viktor Madur mungkin tidak suka dengan visi misi kami,” Ujar Kamelus Deno dihadapan ribuan hadirin yang mengikuti acara pelantikan Bupati Deno dan Wabup Viktor Madur di pelataran kantor bupati Manggarai, Senin 22 Februari 2016.

Baca juga  Kisah Santy Langsung Kalah Diawal PON XIX Namun Menang Beruntun Di Empat Laga

“Kalau besok-besok ini ada penataan birokrasi jangan dipandang pemutasian sebagai bentuk balas dendam. Itu untuk profesionalisme pegawai,” kata Deno disambut tepuk sorak hadirin.

Deno bersama wakil bupati Viktor Madur bertekat segera meningkatkan profesionalisme birokrasi lingkup Pemda Manggarai. Bupati Deno mengatakan akan menerapakan Standar Operasional Prosedur (SOP) ditubuh pemerintahan yang dipimpinya bersama Wabup Viktor Madur.

Baca juga  Memburu Takjil di Masjid Jihadul Ukhro Ruteng

“Misalnya kalau ada pegawai yang tidak masuk kantor harus ada surat pemberitahuan dari yang bersangkutan. Jangan main hilang begitu saja,”ungkapnya.

“ Termasuk mengatur pegawai yang ijin belajar ataupun tugas belajar. Pernah dulu ada yang pergi sekolah hanya untuk menghindari saya dan pak Kris (sebutan mantan Bupati Christian Rotok). Tahun ketiga orang itu muncul kembali dan bertemu lagi,”sambung Bupati Deno.

Baca juga  Ini Instruksi Bupati Terkait Pendatang Di Manggarai

Terkait penataan profesionalitas paratur, Deno mengatakan merujuk pada undang-undang Aparatur Sipil Negara untuk mewujudkan lingkungan kerja yang tertib dan disiplin dan penyelenggaraan pembangunan yang Fokus,Terukur dan Tuntas. (jhs)

 

 

 

Tag: