Ini AJakan Kapolda NTT Kepada Polisi Di Manggarai

floressmart.com- Kapolda NTT Brigjend Pol Widyo Sunaryo mengingatkan para anak buahnya di Polres Manggarai agar rajin turun ke lapangan memantau kondisi Kantibmas.

“Kantor baru yang megah dan adem jangan membuat anggota berdiam di kantor saja, “ujarnya usai Perayaan Ekaristi peresmian Mapolres Manggarai di Ruteng, Selasa (2/3)

Kapolda juga mengingatkan, agar Polres Manggarai harus sadar sejarah dimana terjadi masalah yang mendera Polres Manggarai. Ia berharap kegagalan dan masalah-masalah di masa lalu menjadi bahan pelajaran berharga di masa sekarang dan masa depan.

Baca juga  Matias Masir Puji Kinerja Deno-Madur, Ini Alasanya

Apalagi kata dia, tantangan yang dihadapi Polri di masa sekarang semakin kompleks. Ia juga meminta masyarakat mengkritisi kerja-kerja polisi.

“Sekarang era internet dan komunikasi. Kritik boleh yang penting beretika, “pintanya.

Semangat polisi sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, lanjutnya, seharusnya diarahkan untuk mendengar keluhan masyarakat.

Pejabat Pertama

Kapolda NTT merupakan pejabat tinggi pertama dari level regional yang mengunjungi Manggarai usai pelantikan Bupati Deno Kamelus dan Wabub Viktor Madur 17 Februari 2016.

Baca juga  SDN Leda Kuwus Ambruk, KBM Di Rumah Warga

“Ini suatu rahmat dan kehormatan bagi kabupaten Manggarai, “ujar Bupati Deno dalam sambutanya.

Deno menilai, alam dan masyarakat Manggarai merestui kehadiran kantor baru Polres Manggarai.

“Kambing mengembik dan ayam berkokok. Itu tandanya alam merestui, “ungkap Deno.

Ia berharap Polisi dan Pemda Manggarai mempererat kerja sama untuk mendengarkan keluhan masyarakat Manggarai. Rakyat Manggarai, kata Deno,  membutuhkan kerja sama yang tulus dengan pelbagai pihak untuk membangun Manggarai.

Baca juga  Kantor Kejaksaan Negeri Ruteng Ludes Terbakar

“Manggarai tidak bisa dibangun di atas kebencian. Mari lupakan perbedaan masa pilkada, “pinta Deno di hadapan ratusan undangan.

Peresmian Kantor Polres Manggarai didahului ritus adat pada Selasa malam (1/2) dan misa kudus yang dipimpin Uskup Ruteng Mgr Hubertus Leteng. (fr/jhs).