Usai Ditabrak Truk, Jasad Apri Ditemukan Di Dasar Sungai Wae Mese

floressmart.com—Tim Basarnas Labuan Bajo Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur bersama penyelam angkatan laut berhasil mengangkat jasad Aprianus Pacen (18) dari dasar sungai Wae Mese, Kamis 15 September 2016. Tubuh siswa kelas III SMK Nggorang itu terhempas dari atas jembatan akibat ditabrak truk Rabu malam kemarin.

“Korban ditemukan di kedalaman lima meter di dasar sungai. Setelah diatopsi di Puskesmas Labuan Bajo jenazah kita serahkan kepada keluarga Kamis siang,” Kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Mabar Inspektur Polisi Satu (IPTU) Aulia Robby.

natal dalam berita

Sebelumnya di lokasi kejadian polisi menemukan tiga korban tabrakan maut itu tergeletak di bahu jalan (bagian kiri) persis di mulut jembatan Wae Mese dan satu korban lagi terkapar di tebing. Sementara korban Apri sempat dikabarkan terseret arus sungai setelah terpental dari atas jembatan.

“Total sudah lima korban sudah diserahkan kepada keluarga di Dalong. Afri merupakan korban terakhir yang dievakuasi dari TKP,” Sambung Kasat Robby.

Seperti diberitakan, lima orang tewas seketika akibat ditabrak mobil truk terbuka (dump truck) di jalur lalu lintas Trans Flores tepatnya di jembatan Wae Mese Kampung Dalong Desa Watu Nggelek Kecamatan Komodo Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur,Rabu malam 14 September 2016 sekitar pukul 20.00 WITA.

“Para korban menggunakan dua sepeda motor datang dari Labuan Bajo hendak pulang ke Dalong sementara truk melaju dari arah berlawanan. Bagian kanan mobil rinsek. Para korban terkapar di bagian kiri jalan. Satu motor bahkan hancur dibawah kolong truk setelah terseret sejauh 3 kilo meter,” Ungkap Iptu. Aulia Robby.

Supir Truk Sudah Diamankan

Onsu Manale, supir truk dengan nomor polisi EB 2089 G telah diamankan polisi dan sedang menjalani pemeriksaan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Mabar. Selain Manale polisi juga memeriksa sejumlah saksi.

“Supir truk menyerahkan diri setelah kejadian. Yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan bersama beberapa saksi di TKP,” Terang Kasat Lantas Polres Mabar, Iptu. Aulia Robby.

Dikatakan Kasat Robby, saat pertama kali diambil keterangan tak lama setelah kejadian itu kondisi supir memang sedang ketakutan. Saat memeriksa supir truk, polisi tidak menemukan tanda yang bersangkutan sedang mabuk minuman keras.

“Tida mabuk dia. Onsu Manale sengaja menghentikan kendaraan sekitar 3 kilo meter dari lokasi kejadian agar tidak diamuk warga,” Ujar Iptu. Aulia Robby.

Selain truk, polisi mengamankan dua unit motor milik para korban masing-masing bernomor polisi DR 2089 dan DH 1456 MG. (js)

Tag: