Ini Temuan Wabup Madur Saat Sidak Pegawai

floressmart.com—Hari pertama masuk kerja usai libur panjang tahun baru, Wakil Bupati Manggarai Viktor Madur melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah Perangkat Daerah (dulu SKPD), Rabu 4 Januari 2017.

Ditemani Asisten Administrasi Umum Anggalus Angkat, Sidak dimulai pukul 09.30 WITA. Inspeksi pertama dilakukan di kantor Inspektorat. Dalam visitasi dadakan itu Madur diterima Kepala Inspektorat Leok E.P.Sripurwati. Di situ, Wabup Viktor memeriksa kehadiran pegawai.

Dari Inspektorat, Wabup Madur bergeser ke sejumlah instansi seperti, Dinas PPO,PU, Dinas Dukcapil, Dinas Perumahan Rakyat, Dinas Peternakan, BAPPEDA, Dinas BLHD unit Perkebunan, Dinas Penanaman Modal, Dinas Pertanian, Dinas Pariwisata. Sidak pun berakhir di Dinas Sosial.

Baca juga  Sekda : Enam Jabatan Eselon IIB Dilelang,Silahkan Lamar

Kepada floressmart.com, Viktor Madur mengungkapkan, secara umum kehadiran pegawai di setiap Perangkat Daerah normal.

“Kehadiran pegawai dihari pertama masuk kerja selepas libur tahun baru mencapai 95 persen,” Ujar Wabup Madur.

“Lima persen pegawai tidak mengisi absensi, khususnya Badan, Kantor dan Dinas yang lebur ke sejumlah organisasi baru,” Imbuhnya.

Namun didapati dalam Sidak ini, pegawai di sejumlah instansi yang telah berafiliasi dengan perangkat daerah baru belum bisa bekerja normal.

Baca juga  Menanti Mutasi Pejabat, Ini Kata Sekda Manggarai

Para pegawai kantor BP2KP misalnya, mereka tampak kebingungan. Karena pegawai di kantor tersebut belum juga didistribusikan ke tempat kerja baru.

Seperti telah diketahui, dua bidang kerja BP2KP terbagi ke dua organisasi baru. Penyuluh Pertanian lebur ke Dinas Pertanian dan bidang Tanaman Pangan bergabung ke Dinas perikanan, Kelautan dan Tanaman Pangan.

Baca juga  Bupati : Pembocor Dokumen “ASN Pecat” Ditelusuri

“Belum ada instruksi terbaru tentang penempatan pegawai pak. Makanya kami bingung mau kerja apa di sini,” Ugkap salah seorang pegawai BP2KP.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Bupati Viktor Madur mengatakan, segera mengatur pegawai dari organisasi demisioner ke perangkat daerah baru.

“Memang masih mengambang khusus untuk pegawai yang instansinya lebur. Segera kita terbitkan mekanisme penempatan pegawai termasuk penunjukan Plt jabatan seperti Kabid dan Sekertaris,” Tambahnya. (js)

Beri rating artikel ini!
Tag: