Dua Penjaga Lahan Di Rangko Dibunuh,Bule Australia Diamankan

floressmart.com—Sengketa perebutan lahan di kampung Rangko Desa Peta Wangka Kecamatan Boleng Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur menewaskan Donatus Jeharut (50) dan Aloisius Logos (45) tahun. Peristiwa berdarah itu terjadi Senin 16 Januari 2017 sekitar pukul 11.30 WITA.

Sebanyak 31 orang yang diduga sebagai pelaku ditangkap dari kampung Mbehal bertetangga dengan kampung Rangko.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan puluhan senjata tajam milik para pelaku berupa tombak,parang serta busur. Seorang bule asal Australia bernama Robert (50) tahun ikut terseret dalam kasus ini. Ia juga diciduk dari TKP.

Baca juga  Siapa Kerangka Manusia Yang Ditemukan Di Desa Gulung?

Kapolres Manggarai Barat AKBP. Supiyanto tidak menjelaskan detail peran Robert dalam kasus pembunuhan ini.

“Saat kejadian bule ini (Robert) ada di situ sehingga kita amankan dia juga,” Ujar AKBP.Supiyanto dihubungi Senin malam.

“Kita memang mendapatkan informasi bahwa Robert yang menyewa dua korban ini dan mendatangkan alat berat untuk meratakan lokasi sengketa itu. Namun hal ini perlu didalami kebenaranya,”Tambahnya.

Baca juga  Penculikan Dan Ancaman Pembunuhan Anggota DPRD Mabar Ditangani Polres Manggarai

Informasi yang dihimpun menyebutkan sengketa tanah Rangko sebelumnya telah ditangani pihak Polres Mabar dengan kesepakatan melarang para pihak untuk tidak melakukan aktivitas apapun di dalam lahan sengketa sambil menunggu proses penyelesaian masalah.

“Kehadiran alat berat itu diduga sebagai pemicunya. Robert dituding sebagai biang kerok. Tapi kita akan dalami berbagai hal terkait Robert dalam kasus ini,” Ungkap Kapolres Supiyanto.

Baca juga  AJO Kecam Intimidasi Wartawan di Matim

Adapun tanah sengketa tersebut diketahui milik seorang warga Rangko bernama Fauziah namun tanah itu sudah dijual kepada Robert pengusaha perhotelan asal Australia tinggal di Labuan Bajo.

Hingga Senin malam, jenazah Donatus dan Aloisius masih berada di Puskesmas Labuan Bajo. Keduanya akan dipulangkan ke kampung asal mereka di Kusu Desa Pong Lao Kecamatan Ruteng Manggarai. (js)

Tag: