Siapa Kerangka Manusia Yang Ditemukan Di Desa Gulung?

floressmart.com—Polisi dan warga langsung menguburkan tengkorak kepala manusia dan satu ruas tulang rusuk yang temukan di Lingko Lujang, Kampung Welo, Desa Gulung Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Kamis 30 Maret 2017.

Siapa orang yang meninggal sia-sia di dalam hutan itu masih misteri. Keberadaan tengkorak dan tulang rusuk ini menunjukan seseorang telah lama meninggal di situ. Sayangnya kerangka orang tak dikenal ini banyak yang hilang, diduga dibawa binatang.

Baca juga  Kades Rana Mbata Matim Diduga Tilep Raskin

Jenis kelamin kerangka tersebut juga diduga sebagai seorang perempuan dewasa,hal itu diketahui dari keberadaan sebuah tas wanita dan celana dalam serta bra di sekitar tengkorak.

“Ditemukan rok, Bra, baju warna pink, baju sweeter hitam , tas perempuan berwarna putih namun tidak ditemukan tanda pengenal (KTP),” Kata Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Daniel Jihu dihubungi Kamis malam.

Tengkorak yang ditemukan di Desa Gulung,Kamis 30 Maret 2017

Lantas siapa orang yang mati sia-sia di dalam hutan itu? Dari keterangan Kepala Desa Gulung Frans Janggur, ujar Jihu, kemungkinan tengkorak tersebut adalah orang gila dari luar Desa Gulung.

Baca juga  Polisi : Pembunuhan Idris Terencana, Para Pelaku Diancam Hukuman Mati

“Warga Welo mengaku pernah melihat orang dengan ciri- ciri pakaian yang ditemukan di TKP, orang tersebut dari Kecamatan Lembor menderita sakit jiwa dan sering melintas di Kampung Welo pada tahun 2016 lalu” Ujar Jihu mengulang informasi dari Kades Janggur.

Informasi tentang siapa kerangka itu belum sahih. Prima Jenamul warga Welo menyampaikan bahwa tengkorak itu merupakan keluarga dia dari Kende, Desa Satar Luju, Kecamatan Satar Mese Barat.

Baca juga  Sudah 7 Km Tim SAR Sisir Sungai Wae Kentor Namun Veronika Belum Ditemukan

“Ada lagi informasi kerangka itu adalah Ana, jenis kelamin perempuan, umur sekitar kurang lebih 60 tahun dan yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa serta hilang dari keluarganya pada tahun 2014,” Sambung Jihu.

Penemuan tengkorak dan kerangka yang tidak utuh ini telah ramai diberitakan media. Namun polisi belum menerima laporan masyarakat yang mengaku kehilangan anggota keluarga. (js)

Tag: