Jelang Setahun Bersama, Ini Bahan Evaluasi Tarsi-Biron

Bakal calon bupati dan wakil bupati Manggarai Timur, Tarsi Syukur- Yos Biron (TABIR) makin mantap menghadapi Pilkada Matim yang bakal digelar pada 27 Juni 2018 mendatang. Internal TABIR merilis popularitas dan elektabilitas kandidat ini naik signifikan dari waktu ke waktu.

Kabar baik tersebut tak lantas membuat pasangan ini berjumawa, sebaliknya TABIR terus mengevaluasi strategi politik dan membenah perangkat pemenangan.  Ditemui di Sekertariat TABIR di kampung Bugis Borong, Selasa 11 Juli 2017, Cabup Tarsi Syukur mengapresiasi tren positif yang dicapai.

Baca juga  Nobertus Jegalus : Petahana Susah Dikalahkan

“ Saya dan pak Yos Biron telah kembali dari 300 an titik dan akan menjumpai masyarakat di sekian ratus titik lagi. Sejauh ini hasilnya bagus, masyarakat terus menggaungkan paket TABIR di 11 Kecamatan ,” ujar Tarsi, Rabu, 12 Juli 2017.

Paska dideklarasikan pada 2 Agustus 2016, paket TABIR konsisten menggelorakan visi misi bersama dengan tagline“ Santun memimpin, bijak membangun”. Dalam catatan safari politik pasangan Tarsi-Biron tak mengenal kalkulasi peran, antara calon bupati dan wakil bupati. Itu karena, Tarsi-Biron membangun konstruksi politik dari nol secara bersama-sama.

Baca juga  TABIR Daftar ke Demokrat, Panitia : Kemistri Begitu Terasa

“Sedini mungkin menentukan pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati merupakan pilihan tepat. TABIR telah berjalan bersama hampir setahun. Keluar masuk kampung bersama, hasilnya bagus,” terang Tarsi didampingi Yos Biron.

Senada dengan Tarsi, bakal calon wakil bupati, Yos Biron menyerukan agar semangat kerja perangkat TABIR mulai dari Markas TABIR di Borong juga pendukung TABIR di kampung-kampung untuk terus berjuang memenangkan duet Tarsi-Biron.

Baca juga  Hari Ini Gubernur NTT Lantik 9 Bupati Dan Wakil Bupati

Menurut Biron, paket TABIR lahir dari kesamaan visi dan misi sebagai anak tanah Matim yang merindukan sebuah perubahan.

“Perjuangan TABIR berangkat dari niat meretas isolasi, memperbaiki jalan-jalan rusak dan juga pemenuhan kebutuhan pendidikan dan kesehatan,” cetusnya. (js)

Tag: