Menu

Rayakan Hari Anak 2017, GNI: Keluarga Mesti Jaga Anak

floressmart.com -

Lembaga Gugah Nurani Indonesia (GNI) Borong CDP bekerja sama dengan Wahana Visi Indonesia (WVI) dan Pemda Kabupaten Manggarai serta PMI Kabupaten Manggarai Timur  merayakan Hari Anak Nasional dengan kegiatan Jalan Santai (Fun Walk), Sabtu 5 Juli 2017.

Kegiatan FunWalk dimulai pada jam 06.00-11.00 WITA, dengan titik star dari Panggung Terbuka menuju Muara Borong, mengeliling kota Boring lalu kembali ke Panggung utama.

Kegiatan ini juga diisi dengan pentas musik dengan bintang tamu Albert Fakdawer (Aktor Film Denias) dan Jordy Waelauruw. Selain itu, ada juga pentas seni oleh anak-anak Forum Anak Kabupaten Manggarai Timur dan berbagai doorprize berhadiah 9 buah sepeda.

Perayaan Hari Anak Nasional Kabupaten Manggarai Timur kali ini mengusung tema nasional “Perlindungan Anak Dimulai Dari Keluarga”. Hadir dalam kegiatan tersebut sekitar 1000 an anak-anak sekolah mulai dari tingkat SD-SMA/SMK ditambah masyarakat umum.

Manjer GNI Borong CDP, Vinzensius P. Nanggor mengatakan, kegiatan ini merupakan sebuah gerakan penyadaran bagi masyarakat Manggarai Timur tentang hak-hak anak sekaligus sosialisasi tentang menjadikan Kabupaten Manggarai Timur sebagai Kota Layak Anak (KLA).

“Titik utamanya adalah orang tua dan keluarga menyadari pentingnya menyadari hak-hak anak dan melundungi anak dari kekerasan dari pihak luar”, ujar Nanggor ditemui di sela-sela kegiatan tersebut.

Menurut Nanggor, kalau orang tua sadar terkait hak-hak anak, anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang baik, bukan hanya bagi dirinya sendiri tetapi juga bagi keluarga, masyarakat dan bangsa Indonesia.

“Jika anak tumbuh dengan baik dalam keluarga, anak akan berbuat baik juga untuk orang lain. Keluarga mestinya mau menjaga anak. Investasi untuk kebaikan anak sangat penting bagi anak dan bangsa”, cetusnya.

Sementara itu, Ketua Forum Anak Kabupaten Manggarai Timur, Yoseoha Gradian A. D. Rati, mengungkapkan kebahagiaannya kepada masyarakat yang terlibat, khususnya para penyelenggara yakni GNI, WVI dan Pemda Manggarai Timur.

“Semoga event ini menjadi moment penyadaran bagi masyarakat Manggarai Timur untuk memperhatikan hak-hak anak. Sebagai anak, kami berharap agar para orang tua bisa melindungi anak dari tindakan-tindakan kekerasan terhadap anak. Anak damai, bangsa damai”, tegas Yosepha Gradian A. D. Rati, siswa kelas 2 SMP St. Stanislaus Borong.

Event Hari Anak Nasional Kabupaten Manggarai Timur 2017 juga melahirkan sebuah akta kesepakan perlindungan hak anak Kabupaten Manggarai Timur yang ditandatangani oleh pimpinan SKPD Kabupaten Manggarai Timur, DPRD Kabupaten Manggarai Timur, Forum Anak Kabupaten Manggarai Timur dan perwakilan masyarakat.(js)

Tanggapan

Tanggapan