Lagi, Anggota Dewan di Manggarai Berkelahi di Ruang Paripurna

Foto Matias Masir (kiri) saat Hendak duel dengan Marsel Ahang (kanan). Foto floressmart, Rabu 29 November 2017.

Floressmart— Belum lagi media berhenti mengulas ricuh antara Marsel Ahang  dan Yon Boa pada 25 November 2017 lalu, keributan yang melibatkan anggota dewan terhormat kembali pecah di dalam ruang sidang paripurna DPRD Kabupaten Manggarai NTT.

Hari ini Rabu 29 November 2017, Marsel Ahang terlibat duel dengan Matias Masir saat sidang paripurna DPRD di skors. Sejumlah anggota dewan bahkan  jatuh terjengkang saat melerai dua legislator yang saling berjibaku.

Baca juga  Dituduh Lakukan Pungli, Ini penjelasan Osy Gandut

Kericuhan yang melibatkan anggota dewan asal Dapil Kecamatan Ruteng dan Kecamatan Cibal itu terkait ancaman Penggantian Antar Waktu (PAW) Marsel ahang oleh partainya (PKS). Marsel menuding, Bupati Deno Kamelus ambil bagian dalam upaya “melengserkan” dirinya.

Tuduhan Marsel Ahang itulah yang kemudian menyulut emosi Matias Masir . Masir yang merupakan kader PAN tidak terima ketika Ketua DPD PAN Manggarai, Deno Kamelus dituduh mengintervensi urusan partai lain.

Sementara itu, Bupati Deno Kamelus terlihat tenang menyaksikan keributan para wakil rakyat itu dari barisan kursi pimpinan SKPD. Deno Kamelus tak bergeming  meski namanya sempat diteriaki Marsel Ahang dalam  keributan itu.

Baca juga  Diminta Klarifikasi Soal Pelanggaran Etika, Marsel Ahang Malah Sesumbar Bikin PKS Tenar

Seperti disaksikan, sidang memang dari awal berjalan penuh dinamika. Hujan interupsi anggota dewan terus mempersoalkan kenapa Pokok Pikiran (Pokir) hasil reses dewan tak kunjung dibahas.

Dibagian lain,  Marsel Ahang meminta pimpinan sidang, Osi Gandut agar memberinya waktu untuk bicara mengenai kisruh Pokir dari Dapil Kecamatan Ruteng yang selama ini jadi biang seteru Ahang dengan Bupati Deno Kamelus. Namun karena interupsi Marsel tidak dilayani, Ahang pun mengancam akan memboikot jalannya paripurna.

Baca juga  Compang Orang Manggarai (Menggulung Riuh Compang Pantai Pede)

Meski sempat diwarnai kericuhan, sidang paripurna kembali dilanjutkan. Sejumlah fraksi diberi kesempatan untuk menyampakan pendapat akhir dan dilanjutkan dengan penandatanganan  persetujuan bersama RAPBD tahun 2018 oleh kepala daerah dan pimpinan DPRD.

Sebagai catatan, keributan di lingkungan DPRD Kabupaten Manggarai memang sering terjadi. Dan keributan yang terjadi berulang itu selalu melibatkan Marsel Ahang. Pekan lalu, mantan aktivis LSM itu terlibat perkelahian dengan sesama anggota dewan saat sidang paripurna berlangsung.

Sebelumnya, Ahang juga ricuh saat menggelar rapat dengar pendapat bersama jajaran PLN terkait pemadaman listrik. Sesudah itu, legislator asal Kecamatan Ruteng ini pernah mengamuk di kantor Dinas PUPR berkaitan dengan proyek Pokir DPRD. (js)

Tag: