Emi Nomleni : yang Bilang Marhaen Kendor, Itu Salah Besar!

Calon Wakil Gubernur NTT, Emiliana Nomleni saat menggelar tatap muka dengan ratusan pendukungnya di aula Asumpta Ruteng, Rabu 28 Februari 2018 (Photo : Floressmart).

Floressmart—Calon Wakil Gubernur NTT, Emelia Julia Nomleni menggelar tatap muka dengan pendukungnya di aula Asumpta Ruteng Manggarai, Rabu 28 Februari 2018.

Perempuan asal Kabupaten Timor Tengah Selatan yang berpasangan dengan bekas Bupati Ngada Marianus Sae ini tak banyak menjelaskan visi misi namun dalam pidato politiknya ia mengajak pendukungnya untuk memenangkan Marhaen (Marianus Sae-Emelia Nomleni) meski pasangan nomor urut 2 ini berjuang tanpa Marianus Sae yang ditahan KPK.

Baca juga  Logistik Pemungutan Suara Siap Didistribusikan

“Pak Marianus tidak ada di sini bersama kita, tapi semangat Marhaen (Marianus Sae-Emilia Nomleni) yang akan selalu menyatukan kita hingga hari pencoblosan tanggal 27 Juni nanti,” ucap Nomleni disambut yel-yel para pendukungnya.

Ia pun mengaku sempat takut kehilangan dukungan publik NTT kepadanya semenjak Marianus Sae ditahan, namun nyatanya kondisi tersebut justru membangkitkan militansi di kalangan tim pemenangan, relawan serta simpatisan Marhaen.

Baca juga  Ini Alasan Robert Marut Tak Muncul dalam Survei Pilgub NTT

“Marhaen memiliki perangkat militan, Marhaen berjuang bersama bapa mama semua. Marianus Sae dan saya memiliki basis pemilih yang fanantik tinggal diperkuat. Saya tegaskan kita berjuang sampai garis finish. Kalau ada yang bilang kekuatan pak Marianus Sae dan saya sudah kendor, itu salah besar,” tambahnya.

Fokus ke infrastruktur

Dihadapan sekitar 600an pendukungnya, Emiliana berjanji, jika pasangan Cagub Cawagub Nomor Urut 2 itu terpilih maka keduanya fokus pada persoalan infrastruktur.

Baca juga  Lagu Ngkiong yang Bikin Pendukung Menangis dan “NTT Menggugat” Pidato BKH yang Bernas

“Kami bekerja sesuai kebutuhan yang paling dekat dengan masyarakat, yakni membangun jalan, jembatan, listrik, peningkatan kualitas hidup dalam bidang kesehatan dan pendidikan,” papar Nomleni.

Dikatakan, Marianus Sae dan dirinya sangat paham dengan persoalan yang membelit NTT. Oleh karena itu Marhaen tidak mau muluk-muluk mengibuli publik NTT dengan program-program  bombastis.

“Kita omong jalan dulu la agar akses lancar, bagaimana pelayanan kesehatan yang memadai untuk bapa mama kemudian anak-anak kita jangan ada yang putus sekolah. Kami tidak mau muluk-muluk menjanjikan banyak hal seperti masalah tenaga kerja dan investasi,” tambahnya. (js)

Tag: