Jelang RAT 2018, Kopkardios Beberkan Progres Kerja

Ketua Kopkardios, Kanisius Theobaldus Deki saat jumpa pers, Senin 12 Maret 2018.

Floressmart—Koperasi Karyawan Dioses (Kopkardios) Ruteng telah memiliki anggota sebanyak 10.305 orang terhitung per 31 Desember 2017. Angka ini naik sebanyak 928 orang dari Tahun Buku (TB) 2016 dengan jumlah anggota 9.377 orang. Ada pun komposisi anggota terdiri dari 5,918 orang laki-laki (57,43%) dan 4,387 perempuan (42,57%). Dari jumlah itu, petani merupakan yang terbanyak.

Sejak dibentuk tahun 1999 Kopkardios telah membukukan aset senilai Rp. 47.681.064.569 hingga periode akhir TB 2017. Jumlah ini naik sebesar Rp 7 miliar lebih dibandingkan TB 2016. Selama TB 2017 Kopkardios mencatat pendapatan Rp 5,4 miliar rupiah serta SHU mencapai Rp 1 miliar lebih.

Baca juga  Dewan Singgung Sinyal HP, Ini Jawaban Bupati Deno

Demikian disampaikan Ketua Kopkardios, Kanisius Theobaldus Deki saat menggelar jumpa pers  di kantor Kopkardios  Jalan Diponegoro Ruteng,Senin (12/3/2018). Konferensi pers ini dalam rangka RAT XVIII Tahun Buku 2018.

Sejumlah petinggi Kopkardios hadir dalam jumpa pers ini antara lain Damasus Agas, Dominikus Waso, Rm Ardus Noveri, Pr, Manajer Paul J. Faran, dan Ketua Badan Pengawas John Sakir dan Sekretarisnya Adam Musi.

“Secara nasional Kopkardios Ruteng menempati peringkat 55 Tahun Buku 2016. Sementara untuk NTT, kita berada pada peringkat 13 dan Manggarai Raya peringkat 2 menurut jumlah anggota,” kata Kanis.

Baca juga  Wabup Viktor Madur Buka Rangkaian Kegiatan HUT Koperasi ke-71 Tingkat Provinsi NTT

Dijelaskan Kanis, administrasi keuangan Kopkardios sesuai dengan kebutuhan dan standar Gerakan Koperasi Kredit Indonesia (GKKI) dan menggunakan program SIKOPDIT CS. Sepanjang tahun 2017.

Pria yang berprofesi sebagai dosen di STKIP St Paululs Ruteng ini menerangkan, Kopkardios terbilang cukup sukses dengan 4 produk unggulan yaitu Sibuhar, Tasuka, Tapendik, dan Tamapan. Sementara data pinjaman anggota yang terealisir sebanyak 2,635 orang peminjam dengan total pinjaman Rp 21,419.550.000 serta nilai SHU tahun 2017 sebesar Rp. 1.078.472.270.

“Per 31 Desember 2017 tercatat KSP Kopkardios memiliki anggota sebanyak 10.305 orang dan 27 tempat pelayanan Kopkardios (TPK) yang tersebar di 53 kelompok pelayanan Kopkardios. Sedangkan total simpanan pokok mencapai Rp 1.030.450.000, simpanan wajib Rp 3.623.767.043 dan simpanan swakarsa Rp 18.931.313.534 serta total aset yang dimiliki senilai Rp 47.681.064.569,” urai master teologi jebolan Israel ini.

Baca juga  Gubernur Lebu Raya Tutup Hut Koperasi ke 71 Sekaligus Pamit

Lebih lanjut dikatakan,  kebutuhan produktif berada pada prosentase tertinggi yakni 44,11% menyusul untuk pendidikan, kesejahteraan, kesehatan dan investasi. Sementara dari aspek usaha keuangan dan permodalan, realisasi program kerja bidang keuangan dan permodalan Kopkardios sebesar 82,16 persen.

“Lebih dari 80 persen uang ada ditangan anggota, artinya anggota menerima manfaat sebagai anggota Kopkardios selalu balans antara pinjaman dan pengembalian sehingga income tahun buku 2017 cukup  positif,” jelas Kanis.(js)

Tag: