Korban Penganiayaan Lapor Rensi Ambang ke Polisi

Melkior tiba di Polres Manggarai, Senin 27 Agustus 2018. ( Photo : floressmart )

Floressmart—Melkior Marseden Sehamu (27), akhirnya melaporkan Rensi Ambang ke Polres Manggarai dengan nomor LP 152/ VIII/ 2018 Polres Manggarai, Senin 27 Agustus 2018.

Dipantau, ia tiba di Mapolres Manggarai pukul 14.00 WITA didampingi pengacaranya Yance Janggat dan Hironimus Ardi. Laporan Melkior diterima Kanit SPKT II Aiptu I Wayan Guna.

Kepada pewarta, Melkior mengatakan, memidanakan Rensi Ambang bukan karena dipaksa pihak lain. Menurutnya baru melaporkan kasus ini setelah beberapa hari menenangkan diri di kampungnya di Nampar Macing Manggarai Barat.

Baca juga  Alarm Krisis Literasi Media Sosial

” Sebenarnya saya langsung lapor memang penganiayaan itu saat kejadian tanggal 23 Agustus 2018 tapi tidak jadi karena saya stress setelah saya ditelpon dari mana-mana bahwa video saya dipukul orang sudah beredar luas. Terus terang martabat saya telah dilecehkan. Saya memang sebelumnya meminta pendapat istri dan keluarga besar dan kami sepakat datang malapor hari ini ,” katanya.

Sementara pengacara Melkior, Yance Janggat menjelaskan, pihaknya menjerat  Rensi Ambang dengan pasal berlapis baik penganiayaan, persekusi juga UU ITE. Namun menurutnya, soal struktur pasal itu kewenangan penyidik.

“Kita berharap penyidik kenakan pasal berlapis, selain pasal penganiayaan juga dijuntokan ke pelanggaran UU ITE dan tindakan persekusi,” tandasnya.

Baca juga  Tersangka Penembak Ferdi Taruk Gugat Penyidik, Soal Peluru ‘Terbang’ dari Redong ke Karot

Seperti diberitakan, penganiayaan itu terjadi di rumah Rensi Ambang di Kelurahan Waso Ruteng hari Kamis 23 Agustus 2018 dan disiarkan langsung di facebook. Dalam video berdurasi 11 menit itu memperlihatkan adegan Rensi menginterogasi sambil menampar wajah Melkior.

Ulah ajak selingkuh

Melkior mengaku bersalah karena telah mengajak istri Rensi Ambang berselingkuh melalui percakapan facebook.

Dikatannya, pertemanan dia dengan istri Rensi di FB terjadi pada bulan Juni 2018 dan dilanjutkan saling tukar nomor hape. Meski begitu kata Melkior,  ia tidak pernah menghubungi istri Rensi baik telpon maupun SMS ataupun WhatsApp.

Baca juga  Pemkab Kupang Mutasi Kepsek yang Pecat Guru Honorer

Kisruh video kekerasan itu didirekam secara live di facebook saat Melkior di rumah Rensi Ambang untuk meminta maaf oleh karena kesalahannya telah menggoda istri Rensi melalui akun Chantica Alfa Ambang.

“Baru sekali itu saya chatting dengan istri RA di FB. Saya iseng mengajak selingkuh dan beberapa hari kemudian saya ditelpon disuruh menghadap dan saya datang ke rumah RA di Waso untuk minta maaf. Tapi yang terjadi saya dipukul padahal saya sudah pa’u tuak ( minta maaf sambil menyerahkan sebotol tuak ),” ujarnya. (js)

Beri rating artikel ini!
Tag: