Wadah Olahraga Penyandang Disabilitas Dibentuk di Manggarai

Pengurus NPC foto bersama dengan bupati dan wakil bupati Manggarai (Photo : floressmart).

Floressmart—NationalNational Paralympic Committee  (NPC) sebagai wadah olahraga untuk kaum disabilitas dibentuk di Kabupaten Manggarai.

Pelantikan dan pengukuhan pengurus NPC periode 2018-2023 dilaksanakan di Aula Nuca Lale Kantor Bupati Manggarai, Selasa (27/8) oleh Ketua NPC Provinsi NTT, Viktor Halengki Haning, disaksikan Bupati Deno Kamelus, Wabup Viktor Madur serta sejumlah pimpinan OPD.

Mereka yang dilantik adalah Yohanes Hono sebagai ketua bersama para pengurus NPC Cabang Manggarai. Dipantau, acara pelantikan dilanjutkan dengan pengukuhan yang dilakukan Bupati Deno Kamelus.

Tidak saja diisi kaum disabilitas, dalam struktur kepengurusan NPC juga tertera nama Bupati Deno Kamelus dan Wabup Viktor Madur serta pengacara senior Erlan Yusran sebagai Dewan Penasehat.

Baca juga  Institusi Olahraga untuk Penyandang Disabilitas Minta Dukungan, Bupati  Deno : Kita Pelajari Dulu Regulasinya

Ketua NPC Provinsi NTT, Viktor  Haning dalam sambutan singkatnya mengatakan, organisasi NPC belum begitu familiar di masyarakat NTT karena memang organisasi ini  hanya ada di tingat provinsi.

“Saya mau katakan bahwa kami kaum disabilitas punya induk olahraga sendiri, NPC. Di tingkat Nasional, sudah lama eksis. Begitu juga di Provinsi ini. Untuk di kabupaten, Manggarai yang pertama  bentuk NPC ini,”kata Viktor  Haning dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, NPC merupakan induk organisasi seperti KONI bagi orang-orang normal. Kata Haning, dulunya wadah olahraga untuk kaum disabilitas dipayungi KONI, tetapi tahun-tahun belakangan sudah berdiri sendiri.

Baca juga  Sekda Manggarai : Pejabat Eselon II Telah Ikuti Uji Kompetensi

Dikatakan Haning, NPC adalah wadah olahraga prestasi. Untuk bisa prestasi, maka harus ada atletnya. Untuk itu lanjut dia atlet harus dicari, dilatih, dan dibina.

“Semua itu bisa terjadi  kalau sarana prasarananya tersedia dan anggarannya juga. Karena itu, Pemkab Manggarai dan pelbagai elemen yang ada harus mendukung secara nyata atas NPC. Dengan itu, maka nantinya akan lahir atlet-atlet andal penyandang disabilitas dari Manggarai ini,” cetusnya.

Raih prestasi gemilang

Untuk event olahraga penyandang disabilitas tingkat Nasional tahun 2018, kata Viktor, prestasi atlet dari NTT terbilang cukup gemilang.

Baca juga  Kebakaran Di Bea Laing Poco Ranaka Tewaskan Empat Penghuni Rumah

“Para atlet NTT meraih lima emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Posisinya berada pada urutan 16 dari 34 provinsi di Indonesia. Saat ini, satu atlet NTT mengikuti platnas untuk Asian Paraolimpic tahun ini juga,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Deno Kamelus mengatakan, Pemkab Manggarai patut memberi apresiasi kepada penyandang disabilitas di NTT umumnya dan Manggarai khususnya karena telah membentuk wadah olahraganya sendiri.

“Dengan adanya organisasi ini, maka penyandang disabilibitas bisa membentuk diri menjadi atlet olahraga prestasi,” ujar Deno.

“Saya salut dengan perjuangan ini. Bagi saya, yang penting tidak boleh ada lagi diskriminasi. Kita semua sama sesama warga masyarakat dan negara. Jadi silahkan bekerja untuk mendapatkan atlet dari Manggarai ini,” ujarnya menambahkan. (js)

Tag: