Kuras BBM di Jalan, Polsek Reok Amankan Dua Truk Tanki Pertamina dan Tetapkan 4 Orang Tersangka

Dunia truk tanki BBM diamankan polisi di Reok. ( Photo: dok Polsek Reok)

 

Floressmart- Kepolisian Sektor Reok Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur mengamankan dua mobil tanki Pertamina karena kedapatan menguras BBM di jalan.
Praktik ‘kencing’ Bahan Bakar Minyak itu terjadi pada Senin 2 September 2019 setelah polisi mengintai aktivitas yang mencurigakan di salah satu kios di Kampung Nggorang Desa Bajak Kecamatan Reok.
Saat melakukan penangkapan polisi mengamankan 16 jerigen 35 liter berisi BBM. Dalam pengembangan kasus ini polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka.
Mereka masing-masing pemilik kios YH, YL dan YN supir mobil tanki serta YML sebagai kondektur. Keempat tersangka langsung ditahan.
Kepala Kepolisian Sektor Reok Ipda Alvian Hidayat menuturkan para tersangka melakukan kejahatan itu lebih dari sekali.
“YH selaku penadah BBM ilegal dan supir mengaku telah tiga kali menguras BBM dari mobil tanki,” ujar Ipda Alvian Selasa, 3 September 2019.
Berdasarkan pengakuan tersangka, BBM yang dikuras dari truk tanki yakni Premium, Solar, Pertalite, Pertamax dan Bio Solar. BBM tersebut lanjut Ipda Alvin untuk dijual di kios penadah YH.
“Dari pemeriksaan sementara BBM yang dicuri itu untuk dijual di kios BBM eceran. Tapi kita masih mendalami keterlibatan pihak lain atau penyelundup lintas daerah maupun kontraktor,” ujarnya.
Dua tanki BBM yang diamankan masing berkapasitas 24 kiloliter dan 16 kiloliter dengan tujuan Manggarai dan Manggarai Barat.
“Dalam DO( delivery of order), yang 16 ribu liter untuk SPBU di Labuan Bajo Manggarai Barat sedangkan tanki 24 ribu liter merupakan BBM yang hendak disalurkan ke SPBU di Ruteng,” katanya.
Ditambahkan Ipda Alvin, dua unit mobil tanki yang diamankan merupakan milik perusahaan transporter PT Elnusa Petrofin mitra resmi PT Pertamina.
Dihubungi terpisah Manajer Operasional Depo Pertamina Reok Jodi Kurniawan mengaku prihatin dengan kasus tersebut. Namun ia memberi apresiasi terhadap langkah kepolisian menindak para pelaku kejahatan BBM.
“Untuk proses hukum kasus ini kita serahkan saja ke pihak kepolian. Kita (Pertamina) ikuti saja proses hukum yang berlaku. Untuk drivernya sedang proses PHK,” ungkap Jodi.
Jodi Kurniawan memastikan distribusi BBM  ke sejumlah SPBU di Manggarai, Manggarai Timur dan Manggarai Barat tetap berjalan normal seperti biasa. (js)
Baca juga  Penetapan TSK Pembangunan SMPN 6 Langke Rembong Tunggu Rilis Inspektorat
Tag: