Keluarga : Viktor Madur Calon Bupati Bukan Wakil

Viktor Madur foto bersama dengan panitia penjaringan bakal calon (photo : floressmart).

Floressmart- Wakil Bupati Manggarai, Viktor Madur didesak keluarganya untuk maju sebagai bakal calon Bupati bukan lagi posisi Wakil Bupati. Pihak keluarga sampai memberi ultimatum ke Viktor bahwa jika ia maju lagi sebagai Wakil Bupati di Pilkada 2020 mendatang maka keluarga mengambil posisi siap melawan Viktor.

“Keputusan keluarga sudah bulat, keluarga besar Watang sebagai induk dari keluarga Viktor Madur telah satu suara, Viktor Madur maju nomor satu (Bupati). Kalau masih mau maju sebagai wakil kami lepas tangan,” ungkap Baltasar Mongkor juru bicara keluarga Viktor kepada wartawan di Ruteng, Senin 7 Oktober 2019.

Baca juga  Kisruh “Aspirasi” DPRD Manggarai, Ini Jawaban Pemerintah

Baltasar mengungkapkan, desas-desus Deno-Madur jilid 2 hari-hari belakangan ini cukup mengganggu karena memang keluarga besar Viktor Madur yang tersebar di 26 Gendang (rumah adat) di 12 Kecamatan se Kabupaten Manggarai bersepakat tidak lagi meneruskan duet yang memenangka Pilkada Manggarai 2015 itu.

Menurut Baltasar, dorongan pihak keluarga ke Ketua DPD NasDem Manggarai itu berdasarkan input dari berbagai kalangan terutama akar rumput dan poin-poin kesimpulan telah disampaikan langsung ke Viktor.

Baca juga  Politik yang Memenangkan Rakyat NTT

“Relasi sosial Pak Viktor ini luar biasa. Kekuatan politik itu induknya relasi dan itu ada di Pak Viktor. Silahkan publik menilai. Selain hasil tukar pikiran keputusan ini juga berdasarkan masukan masyarakat. Mayoritas ingin Pak Viktor jadi Bupati,” klaim Baltasar.

Pria yang biasa dipanggil Tasar ini mengaku penjajakan keluarga atas pencalonan Viktor Madur sebagai bakal calon Bupti telah dilakukan sejak lama.

Baca juga  Bupati Deno Teken NPHD, Dana Pilkada Manggarai Ditetapkan Rp26,1 Miliar

Dia juga memastikan bahwa hubungan Bupati Deno dan Wabup Madur hingga saat ini masih baik-baik saja.

“Kalau soal hubungan keduanya (Deno-Madur) sampai saat ini masih akur. Tidak ada kaitan juga soal etika. Saya kira ini biasa dalam politik bersama lalu berpisah,” katanya.

Selanjutnya, keputusan ini akan diumumkan secara resmi dalam rapat keluarga.

“26 gendang ini kami kumpul di Mena nanti menghadirkan Pak Viktor,” tuturnya.(js)

Beri rating artikel ini!
Tag: