NasDem Dituding Berbohong Soal Penjaringan Bacabup Manggarai

Viktor Madur foto bersama dengan panitia penjaringan bakal calon (photo : floressmart).

Floressmart- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Nusa Tenggara Timur telah mengeluarkan rekomendasi pencalonan bakal calon bupati dan wakil bupati untuk tiga kabupaten dari sembilan daerah yang menggelar Pilkada serentak 2020 mendatang.

Duet petahana Deno Kamelus dan Viktor Madur (Bupati dan Wakil Bupati Manggarai) merupakan pasangan yang juga diputuskan untuk maju bersama di Pilkada Manggarai tahun depan. Rekomendasi itu diambil melalui pleno DPW NasDem yang digelar Sabtu 19 Oktober 2019 di Kupang.

Namun belakangan sikap NasDem tersebut ditentang oleh partai lain yang mendorong kadernya untuk mendaftar di NasDem, salah satunya PDIP.

Baca juga  Di Acara Buka Puasa Bersama Ketua MUI Ucapkan Selamat ke Pemkab Manggarai Raih WTP

“NasDem tidak konsisten. PDIP merasa dibohongi,merasa ditipu,” kata Ketua DPC PDIP Manggarai, Paulus Peos kepada wartawan di Kantor DPRD Manggarai, Senin 21 Oktober 2019.

Ia pun mengutarakan kekesalannya terkait proses penjaringan bakal calon bupatiĀ  dan wakil bupati yang berlaku di internal NasDem. NasDem kata dia tidak konsisten karena apa yang diumumkan diawal penjaringan tidak sesuai dengan fakta yang terjadi.

“Mereka (NasDem) umumkan tahapan penjaringan bakal calon masih akan diproses lebih lanjut antara lain undangan pemaparan visi misi di Kupang setelah itu survei tapi faktanya tidak malah diubah di tengah jalan,” ujarnya.

Baca juga  Deno Kamelus Daftar di Partainya Viktor Madur, Sinyal Deno-Madur Bubar?

Anggota DPRD Kabupaten Manggarai tiga periode itu menganalogikan penjaringan dan pencalonan di Partai NasDem ibarat pesta yang ditutup secara sepihak oleh tuan pesta.

“Ibaratnya begini, orang diundang ke sebuah pesta tapi belum lagi undangan duduk pesta diumumkan ditutup. Terus terang NasDem telah berbohong, mengundang orangĀ  visi untuk pemaparan visi misi pada Oktober ini tapi nyatanya rekomendasi jatuh ke Deno-Madur,” ungkapnya.

“Mending jangan buka pendaftaran untuk umum, supaya jelas arahnya prioritaskan kader sendiri,” sambung Peos.

Dia juga mencontohkan proses penjaringan bakal calon yang berlaku di partainya (PDIP) yang tetap konsisten dengan mekanisme yang berlaku.

“Di PDIP masih berproses. Semua berkas sudah di DPP tinggal survei,” paparnya.
Rokemendasi DPW belum final
Dikonfirmasi terpisah, Ketua Bappilu NasDem, Soe Flavianus mengaku belum menerima laporan resmi dari utusan NasDem Manggarai yang mengikuti pleno bakal calon di tingkat DPW di Kupang.

Baca juga  Daftar Sebagai Bacabup, Viktor Madur Siap Jurus Membangun dari Pinggiran

“Saya pribadi baru dengar dari media. Mungkin hari ini baru gelar rapat terkait itu, intinya kita ingin dengar dari Pak Sekertaris NasDem (Eligius Doni) dan Pak Kanis Erom hari ini,” imbuhnya.

Menurut anggota dewan ini, rekomendasi DPW ke Deno-Madur belum final karena masih tunggu penetapan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Mekanisme pencalonan bakal calon kepala daerah itu berjenjang mulai dari DPD, DPW dan DPP. Kalau DPW baru tangga kedua finalnya kan di DPP,” tutupnya,”. (js)

Tag: