Tragis, Wanita di Desa Bulan Tewas Dibacok Sepupu Suami

Polisi evakuasi jenazah Veronika dari TKP di Lagur Desa Bulan, Jumat 1 November 2019. (Photo: floressmart)

Floressmart- Veronika Alus ditemukan tewas bersimbah darah di belakang rumahnya di Lagur Desa Bulan Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai, Jumat 1 November 2019.

Wanita 27 tahun itu dibacok Yohanes Mahe di pinggir kali Wae Ru’a sekira pukul 14.15 WITA. Diduga korban dihabisi ketika sedang mandi. Hal itu diketahui dari hasil olah tempat kejadian perkara oleh anggota Polres Manggarai. Korban tergeletak tanpa busana. Kain yang dipakai korban saat mandi pun ditemukan tersangkut di kali.

Baca juga  Penculikan Dan Ancaman Pembunuhan Anggota DPRD Mabar Ditangani Polres Manggarai

Dari TKP polisi mengamankan sebilah kapak dan kayu pentung yang dipakai pelaku menghabisi nyawa ibu rumah tangga asal Desa Jaong Satarmese itu.

“Ada banyak luka di tubuh korban, ini bacoknya berkali-kali pakai kapak,” kata anggota Buser Polres Manggarai di TKP.

Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit St Rafael Cancar untuk kepentingan visum et repertum.

Pelaku dan korban masih kerabat dekat

Mertua korban, Moses Musa (48) kepada floressmart mengungkapkan, ia terakhir kali melihat menantunya itu saat berpamitan pergi mandi setelah pulang kerja setengah hari di kebun tetangga.

“Tadi Vero (korban) pamit pigi mandi saya juga baru pulang kerja dari kebun. Setelah itu saya dengar teriakan warga kalau anak mantu saya dibunuh dekat kali,” tutur Moses.

Baca juga  Ini Motif Dan Skenario Pembunuhan Idris Menurut Pelaku

Tragisnya lagi, pelaku Yohanes Mahe yang tega menghabisi nyawa Veronika ternyata bukan orang lain. Diakui Moses, pelaku dan suami korban merupakan sepupu kandung.

Moses tidak habis pikir kenapa pelaku sesadis itu terhadap korban apalagi keluarga mereka selama ini akur dan tidak memiliki masalah termasuk dengan pelaku.

“Saya tidak tahu lagi kenapa anak mantu saya dibunuh karena memang tidak ada masalah Pak. Yoan (pelaku) itu ponaan saya, ayah dia dan istri saya saudara dan saudari kandung tapi kenapa dia sadis begitu,” lirih pria kelahiran Raja Kabupaten Ngada itu.

Baca juga  Menunggu Penetapan Tersangka Proyek Alat Medis Di Matim, Jaksa : Sedikit Lagi

Selama ini lanjut moses, korban dan suaminya Krisantus Nahem tinggal bersama di rumah Moses di Lagur namun dalam dua pekan terakhir, Krisantus yang adalah anak sulung Moses bekerja sebagai supir truk ekspedisi tujuan Surabaya Jawa Timur.

“Kami bertiga saja di rumah dengan istri saya kalau suaminya sudah dua minggu bawa oto ekspedisi ke Jawa,” katanya.

Seperti dipantau media ini, setelah divisum, jenazah Veronika dibawa ke kampung asalnya di Jaong, Jumat malam.

Saat berita ini dibuat, pelaku Yohanes Mahe dilaporkan telah diamankan di Polres Manggarai.(js)

Tag: