Koperasi Mensejahterakan Masyarakat Manggarai

Para peserta pelatihan koperasi dan ekonomi kreatif di Kecamatan Satar Mese Utara ( photo: floressmart)

Floressmart – Sebanyak 30 peserta utusan dari 11 desa di Kecamatan Satar Mese Utara mengikuti kegiatan pemberdayaan perempuan di wilayah pedesaan khususnya pemahaman koperasi kredit dan usaha ekonomi kreatif.

Kegiatan yang merupakan kerja sama Dinas PMD dan PKK ini dilangsungkan di Aula Kecamatan Satar Mese Utara selama dua hari (5-6 November 2019).

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) kaum perempuan di desa-desa Kecamatan Satar Mese Utara khususnya untuk pemahaman koperasi kredit dan usaha ekonomi kreatif,” jelas Ketua Panitia Kegiatan, Angelus Eflredo Rosman.

Baca juga  Pemerhati Pemuda Itu Telah Pergi (Obituari untuk Rufinus Lahur)

Angelus juga menambahkan, muara akhir dari kegiatan ini adalah bertumbuhnya usaha kreatif dari masyarakat, khususnya kaum perempuan.

Seperti disampaikan Alfredo dalam sambutan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia memang merupakan hal yang sangat strategis bagi perubahan, khususnya untuk percepatan kesejahteraan.

Kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber masing-masing, Kanisius Teobaldus Deki, praktisi koperasi kredit dan Ketua Kopkardios Ruteng; Konstantinus Jerau, Kabid Koperasi Dinas Penanaman Modal, Koperasi Usaha Kecil Menengah Dan Tenaga Kerja serta Feliks Musa Ahas, Direktur Bandung Utama Grup.

Baca juga  Kopkardios Beri Pinjaman Khusus Pemasangan Listrik Bagi Anggota Tak Mampu

Dalam presentasinya tentang Koperasi Kredit (Kopdit), Kanisius T Deki menyampaikan bahwa masyarakat bisa sejahtera melalui Kopdit.

“Kopdit bukan saja lembaga yang mendanai usaha anggota-anggotanya, tetapi lebih dari itu, Kopdit melakukan pendidikan usaha, pendampingan usaha sehingga anggotanya bisa berhasil dalam usaha dan sejahtera”, tuturnya.

Menurut Deki, jumlah penduduk Manggarai saat ini mencapai 324.014 jiwa dan yang telah menjadi anggota Kopdit sebanyak 34.056 orang atau 20% dengan total aset Rp 143.451.081.247 rupiah.

Baca juga  Tak Hadir Rapat Tour de Flores, Bupati Deno Suruh Pol PP Cari Heri Ngabut

“Usaha mereka terus meningkat. Jumlah kredit macet sangat kecil itu menunjukkan bahwa usaha mereka semakin membaik dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Kendati demikian, Deki berharap agar masyarakat memercayai Kopdit dan tidak perlu membentuk Kopdit baru sebab ada begitu banyak lembaga Kopdit yang sudah maju sebut saja Kopdit Kopkardios, Kopdit Florette, Kopdit Mawar Moe, Kopdit Ayo Mandiri dan Kopdit Mawar Merah Denge.

Peserta tampak begitu antusias mengikuti kegiatan tersebut. Banyak pertanyaan yang terlontar. Mereka merasa puas karena mereka akhirnya memiliki pengetahuan tentang Kopdit. (js)

Beri rating artikel ini!
Tag: