Di Hari Bakti PU ke-74, PUPR Matim Share Data Ruas Jalan 

Acara HUT Hari Bakti PU ke-74 di Borong Manggarai Timur. (photo : floressmart).

Floressmart- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai Timur berkomitmen meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur daerah yang berbasis lingkungan hidup untuk memudahkan akses ke pelayanan dasar dan mendukung prioritas ekonomi unggulan.

Kepala Dinas PUPR Manggarai Timur, Yos Marto di HUT Hari Bakti PU ke-74 Tahun 2019 menyampaikan pencapaian program dan kegiatan PUPR Matim di bidang infrastruk jalan, jembatan dan irigasi.

“Sepeti apa persentasi jalan tanah, jalan telford, lapen serta hotmix yang dalam keadaan baik, yang rusak silahkan baca, kami sudah membagikan datanya kepada Bapak Ibu,” kata Yos Marto di tenda acara di muara Wae Bobo Kelurahan Kota Ndora Borong, Selasa 3 Desember 2019.

Dalam data yang di-share melalui WhatsApp , total panjang jalan tahun 2018 mencapai 1.2812,91 km. Dengan rincian ; Aspal/ peneltrasi macadam 444,79 km atau 34,71 persen, Telford/ kerikil 494,69 km (38,62 persen), Jalan Tanah/belum tembus 341,81 km atau 26,68 persen.

Sedangkan kondisi jalan pada tahun yang sama yaitu, kondisi baik 490,55 km atau 38,29 persen, kondisi sedang 220,13 km atau 17,18 persen, rusak ringan 278,37 persen atau 21,73 persen, rusak berat 292,24 km atau 22,81 persen.

Baca juga  Sekda dan Belasan Pejabat Matim Dilantik, Bupati Agas : Atas Izin Mendagri

Untuk  kondisi jalan aspal tahun 2018, kondisi baik : 335,28 km, sedang 118,95 km, rusak ringan 68,38 km, rusak berat 73,01 km. Kemudian kondisi  jalan telford tahun 2018 yang dinilai baik : 142,39 km, sedang 80,42 km, rusak ringan 107,76 km, rusak berat 38,20 km. Lalu kondisi jalan tanah yang masih baik: 12,88 km, sedang 20,77 km, rusak ringan 105,23 km, rusak berat 181,03 km.

Dinas PUPR Matim juga menyajikan data kondisi tahun 2019 dari total panjang jalan 1.281,291 km. Aspal/ penetrasi macadam : 447,68 km atau 34,94 persen, Telford/ kerikil 656,92 km atau 51,27 persen, Tanah/ belum tembus 176,69 km atau 13,79 persen.

Dari jumlah itu yang masih baik tercatat 309,10 km atau 24,12 persen, sedang : 133,49 km atau 10,42 persen, rusak ringan 19,90 km atau 1,55 persen, rusak berat 818,80 km atau 63,91 persen.

Kondisi jalan aspal pada tahun 2019 menunjukkan angka kerusakan yang signifikan dan masih dalam perbaikan. Jalan aspal dengan kondisi baik tersisa 302,90 km, sedang : 132,39 km, rusak ringan 22,30 km, rusak berat 73,01 km.

Baca juga  Investor Korea Selatan Segera Bangun PLTS 10 MW Di Reo

Kerusakan juga terjadi pada jalan telford dengan rincian rusak ringan 104,10 km, rusak berat 414,79 km. Jalan tanah juga mengalami hal yang sama dengan angka rusak berat mencapai 185,21 km.

Jika melihat perbandingan kondisi jalan tahun 2018 dan tahun 2019 kalau dihitung berdasarkan panjang tiap kondisi jalan maka kerusakan jalan pada tahun 2019 naik cukup signifikan dari tahun sebelumnya.

Disebutkan, jalan dalam kondisi baik pada tahun 2018 : 490,55 km (38,29 persen), sedang : 220,13 km (17,18 persen), rusak ringan 278,37 km (21,73 persen), rusak berat : 292,24 km (22,81 persen) sedangkan pada tahun 2019 perubahan terjadi pada tiap kondisi jalan yakni jalan dengan kondisi baik mengalami penurunan yakni 309,10 km (24,12 persen), sedang : 133,49 km (10,42 persen), rusak ringan 19,90 km (1,55 persen), rusak berat : 818,80 km (63,91 persen).

“Catatan dari hasil perhitungan kinerja jalan tahun 2019 dan tahun 2018 terjadi Penurunan Kinerja. Jalan Sebesar 20,92 % disebabkan adanya tipe permukaan perkerasan jalan tanah dan krikil.  Tahun 2018 dianggap baik dan sedang, sedangkan tahun 2019 tipe permukaan perkerasan jalan tanah dan krikil dianggap rusak ringan dan rusak berat,” kata Kadis Marto.

Baca juga  Ibu-ibu Lansia Desa Siru Dapat Bantuan Ayam dari Dinsos Mabar

Lebih lanjut dijelaskan, Dinas PUPR Matim dalam 6 tahun terakhir (2014-2019) mengerjakan jalan Hotmix 46,48 km dari target 32 km. Pada periodesasi yang sama telah dibangun jalan Lapen sepanjang 275,535 km dari target 244,69 km. Sedangkan pencapaian pembangunan jalan Terlford tahun 2014-2019  berjumlah 27 km dari target 18 km. Sementara buka jalan baru (2014-2019) yakni 40,25 km dari target 34,2 km.

Ditambahkan, tahun 2014-2019 PUPR Matim telah membangun 13 unit jembatan dari target 11 jembatan. Sedangkan di bidang irigasi, OPD ini membangun saluran irigasi sepanjang 111.773,25 meter dengan total luas areal yang terlayani irigasi dari 2014-2019  mencapai 5.239,27 ha.

Hut Hari Bakti PU ke-74 ini dihadiri Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas, unsur Forkompimda, Komisioner Komisi Informasi Pusat, Roman Ndau Lendong, Ketua Komisi Informasi NTT, Pius Rengka, pimpinan OPD serta beberapa anggota DPRD Matim.(js)

Tag: