Kerja sama dengan Dukcapil, 8 Pasang Pasutri Dapat Akta Nikah di Gereja

Para pasutri nikah massal menerima dokumen kependudukam di Gereja Paroki Rentung. (Photo : Tim Protokol Setda Manggarai)

Floressmart- Sebanyak 8 pasang suami istri dinikahkan secara massal oleh Pastor Albertus Ngamat,Pr di Gereja Paroki Kristus Penebus Rentung Kecamatan Ruteng, Senin 27 Januari 2020.

Pernikahan massal ini terselenggara berkat kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Manggarai.

Baca juga  Melihat Kerja Bakti Warga 23 Desa dan Forkopimca Satar Mese Perbaiki Jalan Ruteng-Iteng

Setelah prosesi perkawinan, para pasutri langsung mendapatkan dokumen kependudukan berupa Akta Nikah, Kartu Keluarga dan KTP secara gratis.

Kepala Dinas Dukcapil, Aleks Asisi Mahu dalam sambutan yang disampaikan di atas mimbar altar mengatakan bahwa pembagian dokumen kependudukan kepada pasangan nikah massal adalah sebuah inovasi pelayanan Dukcapil sesuai amanat Undang-undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan.

“Ini menjadi terobosan awal yang dilakukan oleh Dukcapil dalam bentukĀ  memfasilitasi dokumen kependudukan sekaligus alat bukti bahwa pasangan ini sah secara gereja dan undang-undang,” katanya.

Baca juga  Ada Peti Mati dan Salib Di Demo Privatisasi Pantai Pede

Dokumen kependudukan itu juga kata Kadis Aleks bisa dipergunakan untuk keperluan administrasi lainnya.

Sementara Kepala Desa Belang Turi, Elias Janggur menyampaikan terima kasih atas terobosan Pemkab Manggarai dalam meringankan beban kepengurusan dokumen kependudukan untuk masyarakat.

Ia berharap, program tersebut perlu diadakan lagi di desanya sebab tercatat masih banyak warga yang belum memiliki dokumen kependudukan.

Baca juga  Sosok Gaspar Ehok Dimata Keluarga

“Ada 70 an pasangan suami istri belum nikah, kami berharap agar kedepan program nikah massal seperti ini diadakan lagi langsung dengan dokumen kependudukannya,” imbuh Kades Elias Janggur.

Hadir dalam acara nikah massal tersebut, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Lorens Santu, Kepala Kantor Kearsiap Isfridus Buntanus, Sekretaris Dewan, Hendrikus Aman dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Lody Moa. (js)

Tag: