Bupati Deno : Mgr. Siprianus Hormat Hidup dalam ‘Filosofi Harapan’ Leluhur Orang Manggarai

Bupati Deno Kamelus mendampingi Mgr. Siprianus Menuju Istana Keuskupan Ruteng (photo : floressmart).

Floressmart- Bupati Manggarai Deno Kamelus memimpin penyambutan Uskup Ruteng yang baru, Monsinyur Siprianus Hormat, Sabtu 29 Februari 2020. Deno terus memayungi Mgr. Siprianus yang tiba di Ruteng dalam kondisi hujan.

Bupati Deno Kamelus juga diberi kesempatan menyampaikan sambutan. Di mata Deno perjalanan panjang ziarah panggilan Mgr. Siprianus Hormat sampai ditunjuk oleh Takhta Suci Vatikan pada 13 November 2019 sebagai Uskup dapat dilihat sebagai peristiwa “kolé béo” atau pulang kampung; tetapi bukan pulang kampung biasa.

Baca juga  Uskup Silvester Larang Awam Katolik Golput, Johny G Plate ; Pilih Dua di Pilpres Blanko

“Meninggalkan Manggarai sebagai imam muda dan kembali ke tanah ini sebagai seorang Uskup, Mgr. Siprianus Hormat telah hidup dalam ‘filosofi harapan’ para leluhur kita: “Lalong bakok du lako’n, lalong rombéng du kolé’n,” kata Bupati Deno Kamelus.

“Dalam konteks ‘pulang kampung’ ini, saya menyampaikan selamat datang kepada Monsinyur Sipri sebagai yang kembali dalam nuansa wajah yang lain (sebagai lalong rombéng),” tambahnya.

Maka situasi ‘pulang kampung’ pinta Deno kiranya menjadi kesempatan yang baik bagi Mgr. Sipri, untuk membangun keuskupan ini dalam ruang-ruang dialog.

Baca juga  Penetapan APBD 2020 Paling Cepat dalam Sejarah Kabupaten Manggarai Barat

Ditambahkan Deno Kamelus, penunjukkan Mgr. Sipri sebagai Uskup Ruteng merupakan sebuah keputusan yang disambut dengan penuh kegembiraan dan sukacita.

Ia lalu mengutarakan butir-butir refleksi sebagai alasan di balik kegembiraan dan sukacita besar itu. Pertama, dengan tidak bermaksud mengabaikan peran besar Mgr. Silvester San selama kurang lebih dua tahun menjadi pemimpin keuskupan ini dalam tugas sebagal Administrator Apostolik bahwa terpilihnya uskup (definitif) yang akan memimpin umat Katolik di Manggarai adalah jawaban atas doa-doa.

Baca juga  Bersatu Lawan Corona, Manggarai dan Mabar Posko Bersama

“Tuhan tahu seluruh kerinduan kita, dan Tuhan mengabulkan permohonan kita,” imbuhnya.

Poin kedua dalam refleksi Deno terhadap Mgr. Siprianus Hormat bahwa yang ditunjuk menjadi Uskup Ruteng adalah seorang anak dari rahim Nuca Lale (Manggarai) yang sejak ditahbiskan sebagai Imam pada 1995 silam hanya setahun berkarya di Keuskupan Ruteng.

“Saya percaya bahwa kita semua meyakini, peristiwa ini tidak terjadi begitu saja. Uskup Ruteng yang baru adalah gembala yang telah mengenal dengan baik pada penggembalaannya-yang terdiri dari tiga wilayah pemerintahan kabupaten yakni Manggarai, Manggarai Timur serta Manggarai Barat,” (js)

Tag: