Positif Rapid Test Pekerja Floresco Dikarantina di Borong

Petugas Posko Covid-19 Mano memeriksa penumpang mobil travel (photo :floressmart).


Floressmart- Petugas check Point Covid-19 di Mano Kecamatan Poco Ranaka Manggarai Timur mendapati seorang pelaku perjalanan yang datang dari Labua Bajo Manggarai Barat mengalami demam tinggi dengan suhu 39 derajat Celcius. Pria bernama Dionisius itu sedang dikarantina di shelter Covid-19 di Borong.

Kepala Dinas Kesehatan Matim, dr. Surip Tintin menerangkan, pria tersebut merupakan hasil screening petugas pemeriksaan Covid-19 Mano.

“Dia datang dari Labuan Bajo, ditahan di posko perbatasan Mano karena sakit jadi saya langsung perintahkan untuk dibawa ke shelter untuk dirapid dan hasilnya reaktif,” kata dr Surip melalui WhatsApp, Sabtu 9 Mei 2020.

Setelah beberapa hari dikarantina, lanjut dr. Surip, kondisi yang bersangkutan terus membaik. Disebutkan Kadis Surip, untuk memastikan seseorang terpapar positif corona hanya berdasarkan pemeriksaan swab.

Baca juga  Lokasi Karantina Covid-19 Tetap di Wisma Atlet Golo Dukal, Penghalang Bisa Dipidana

“Saat ini kondisinya membaik, sudah tidak demam lagi. Swab akan kita lakukan besok atau lusa sambil menunggu jadwal dan lokasi penjemputan specimen oleh pesawat carteran dinkes provinsi,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Pos Polisi (Pospol) Mano Bripka Erik Barudin menjelaskan, Dionisius menumpang motor ojek dari Ruteng pada Rabu 6 Mei 2020. Saat diperiksa, pria yang diketahui berasal dari Ntungal Desa Golo Ndari Poco Ranaka itu mengalami demam.

“Ketika diukur suhu tubuhnya ternyata 39 derajat. Selanjutnya kita suruh dia istirahat sebentar kita kasih dia makan. Lalu kita laporkan ke Gugus Tugas Kabupaten di Borong dan perintahnya yang bersangkutan harus dibawa ke Borong,” ujar Bripka Erik.

Baca juga  Smansa Langke Rembong dan SMP Imacullata juarai Primagama Mencari Juara 2017

Dionisius kata Erik merupakan pekerja proyek PT. Floresco di Labuan Bajo. Ia datang dari Manggarai Barat menumpang mobil travel dan melanjutkan perjalanan dari Ruteng ke Mano menyewa ojek.

“Kita sudah ambil semua riwayat perjalanan dia. Ketika tiba di Ruteng sempat mampir terima gaji di kantor Floresco. Lalu ke sininya naik ojek,” sambung Bripka Erik.

Taat protokol covid-19

Ketika dihubungi terpisah, Pimpinan Umum PT. Floresco, Susan Terisno mengaku telah dihubungi petugas Dinskes Manggarai Timur terkait salah satu pekerjanya yang reaktif rapid test.
“Betul dia itu bekerja di lokasi proyek kita di Labuan Bajo dan saat ini sedang dikarantina di Borong,” kata Susan.

Susan juga menyampaikan bahwa Gugus Tugas Covid-19 Manggarai barat telah menindakalanjuti keterangan Dionisius yang menyebut sejumlah pekerja yang kontak erat.

Baca juga  Veronika dan PKK Manggarai

“Sejak ada kabar ini, teman-teman di basecamp di Labuan Bajo pada resah. Tapi setelah ukur suhu tubuh oleh petugas medis rata-rata 36 derajat termasuk empat orang yang disebut sebagai kontak erat. Untuk yang empat orang itu kita karantina mandiri di tempat yang kita siapkan di Labuan Bajo,” tuturnya.

Disampaikan Susan bahwa PT.Floresco selama ini menerapkan semua protokol penanganan dan pencegahan Covid-19 baik di kantor maupun di lokasi proyek.

“Seluruh staf dan pekerja wajib menggunakan masker, cuci tangan dengan hand sanitizer, penyemprotan basecamp dengan disinfektan serta dilarang berkeluyuran. Selain itu kita rutin melakukan ukur suhu tubuh. Semua di 4 lokasi proyek kita di Labuan Bajo, intinya kita taat aturan,” kata Susan Terisno. (js)

Tag: