Manggarai “Zona Merah” Covid-19, Masyarakat Diminta Tenang dan Taati Protokol Kesehatan

Jubir Komando Tugas Covid-19 Manggarai, Lodovikus Moa ketika menggelar jumpapers (photo : floressmart).

Floressmart-  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai telah menerima hasil pemeriksaan Laboratorium Biologi Molekuler Instalasi Patologi Klinis RSUD Prof.Dr.WZ Yohanes Kupang atas  spesimen yang dikirim dari Rs Ben Mboi Ruteng .

Seperti yang dilaporkan Dinas Kesehatan Provinsi NTT kepada Gugus Tugas Kabupaten Manggarai, Minggu malam (17/5) bahwa dari 4 spesimen yang dikirim baru 1 yang ada hasilnya.  Satu OTG (Orang Tanpa Gejala) dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga  Pasien Covid-19 di Manggarai Bertambah 14, Klaster TNI 16 Orang

“OTG 02, Inisial KFJ (29), Perempuan, Cluster Gowa, Alamat Domisili Golo Ri’i, Rt 04, Dusun Golo Ngorok, Desa Wae Ri’i, Kecamatan Wae Ri’I. Terhadapa jenis sampel NP/OP-2,  disimpulkan POSITIF Covid 19,” tulis Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, Lodivikus Moa dalam siaran pers Senin pagi, 18 Mei 2020.

Karena sudah yang positif corona maka seluruh warga masyarakat Kabupaten Manggarai diimbau untuk selalu waspada, disiplin dan mematuhi setiap protokol-protokol Kesehatan, diantaranya selalu memakai masker dimanapun berada, rajin mencuci tangan pakai sabun, membatasi aktifitas yang tidak perlu di luar rumah, tidak berkerumun, berperilaku hidup bersih dan sehat.

Baca juga  Satu OTG Terkonfirmasi Positif Covid 19 di Manggarai Seorang Perempuan Asal Wae Rii

“Masyarakat tidak perlu panik dan tetap tenang, Tim Gugus Tugas percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Manggarai tetap bekerja secara profesional untuk mengendalikan transmisi Covid-19 tidak meluas dan memastikan masyarakat terlindungi serta aman dari penyebaran Covid-19,” tambahnya.

Klaster Gowa

Sebelumnya  kepada media ini, Lodivikus menjelaskan bahwa OTG yang terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan seorang PRT yang bekerja di rumah seorang jemaah di Ruteng yang diketahui sebagai peserta kegiatan  Ijtima Ulama di Gowa Sulawesi Selatan 19 Maret 2020 lalu.

Baca juga  Pendidikan Membumi: Kontekstual Dan Aktual

Disampaikan Lodivikus Moa, swab sang majikan telah dikirim ke Laboratorium Biologi Molekuler Instalasi Patologi Klinis RSUD Prof.Dr.WZ Yohanes Kupang bersama dengan tiga specimen lainnya tapi hasilnya belum keluar.

Lodi juga menginformasikan bahwa tim surveilans sebelumnya telah melakukan rapid test terhadap majikan dan KFJ sendiri dan hasilnya sama-sama reaktif. Istri dan anak-anak majikan berinisial RI tersebut juga telah dilakukan rapid test termasuk suami dari OTG Positif namun semuanya  nonreaktif atau negatif. (js)

Tag: