Bersatu Lawan Corona, Manggarai dan Mabar Posko Bersama

Pos Gugus Tugas Manggarai dan Mabar di Weri Pateng (photo : floressmart).

Floressmart- Sejak Jumat, 22 Mei 2020, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai Barat  (Mabar) mulai bertugas di pos pemeriksaan jalur Trans Flores di Weri Pateng Kecamatan Lelak Kabupaten Manggarai.

Posko Covid-19 milik Mabar ini berjarak 8 meter dari posko milik Manggarai. Dua posko ini letaknya berhadapan hanya dipisahkan oleh jalan raya. Kedua gugus tugas juga sepakat menggunakan satu portal.

Posko bersama merupakan hasil dari pertemuan antara Bupati Manggarai Deno Kamelus dan Wakil Bupati Manggarai Barat, Maria Geong merespons keributan yang terjadi di Posko Weri Pateng akhir pekan lalu.

Baca juga  Balada Persematim Di ETMC 2017

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dua kabupaten kemudian menggelar pertemuan lanjutan pada hari Kamis, 21 Mei 2020 kemarin dan menandatangani tiga point kesepakatan.

“Pertama, portal di Weri Pateng tetap ada dan dijaga bersama. Untuk kepentingan itu, Kabupaten Manggarai Barat membangun satu posko di lokasi yang tidak jauh dari posko milik Kabupaten Manggarai,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Manggarai, Lodovikus Moa dalam siaran pers, Jumat.

Kedua, Tulis Lodovikus, meski ada dua posko di kawasan tersebut namun setiap pelaku perjalanan hanya akan diperiksa satu kali.

“Pelaku perjalanan dari Kabupaten Manggarai akan diperiksa oleh Gugus Tugas Covid-19 Manggarai Barat dan sebaliknya, pelaku perjalanan dari Manggarai Barat akan diperiksa oleh petugas dari Kabupaten Manggarai. Dalam hal ini, koordinasi dan komunikasi antar petugas posko selalu dilakukan,” urai Moa.

Baca juga  Begini Penanganan Stunting dan Imunisasi di Wae Belang Selama Corona

Poin ketiga disebutkan bahwa mitigasi terkait warga yang datang dari Manggarai dan Manggarai Barat yang mengalami gejala yang menyerupai Covid-19 akan dilakukan oleh masing-masing Gugus Tugas.

“Artinya, penanganannya disesuaikan dengan panduan setiap gugus tugas. Untuk petugas posko Manggarai bekerja selama 24 jam sehari,” imbuhnya.

Posko mempermudah monitoring dan tracing

Sementara ketika dihubungi terpisah, Camata Lembor Manggarai Barat, Pius Baut mengatakan spirit posko bersama ini tidak saja untuk memeriksa pelaku perjalanan yang masuk ke Manggarai dan Manggarai Barat tetapi juga untuk mempermudah kedua gugus tugas melakukan monitoring dan tracing.

“Kita mengedepankan paramedis untuk memeriksa suhu, mengutamakan edukasi, registrasi dari mana mau kemana mau ketemu siapa itu saja syarat-syaratnya,” kata Camat Lembor.

Baca juga  Di Poco Ranaka Manggarai Timur, Anak Tega Bunuh Ibu Kandung

Ditambahkan Pius Baut, pos pemeriksaan jangan sampai mempersulit pelaku perjalanan dan tidak menghambat aktivitas masyarakat.

“Yang penting kan perjalanan mereka itu termonitor begitu satu saat dibutuhkan sudah ada rekam jejaknya,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk sementara petugas posko bekerja dari pukul 08.00-17.00 WITA.

“Untuk sementara karena keterbatasan sumber daya kita coba kerja pagi sampai sore,” tutupnya. (js)

Tag: