Wartawan di Labuan Bajo Dianiaya Diduga Terkait Berita Corona

Lois Mindjo ketika membuat Laporan Polisi di Mapolres Manggarai Barat (photo :kabarntt.com).

Floressmart- Acara keluarga Honorius Sema di Kaper Desa Golo Bilas Kecamatan Komodo Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur Sabtu malam, 30 Mei 2020 berakhir masalah.

Dua orang pria mabuk tiba-tiba mengamuk dan membanting meja. Kedua tamu tak diundang itu juga menganiaya Lois Mindjo. Akibat ditinju dan ditendang, wartawan yang memiliki nama lengkap Petrus Aloysius Hermanto ini mengalami luka-luka pada wajah, tangan dan kaki.

Aksi penganiayaan yang terjadi sekitar pukul 23.30 WITA ini langsung dilaporkan ke Mapolres Manggarai Barat. Laporan Lois Mindjo diterima oleh Bintara Unit 1 Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Brigpol. CH. Waldi Budiman, dengan Nomor : STPL/75/V/2020/NTT/Res Mabar.

Baca juga  Kepsek di Matim Yang Bilang Babi Kepada Wartawan Akan Ditindak Tegas

Untuk kepentingan visum et repertum polisi kemudian membawa korban ke Puskesmas Labuan Bajo.

Honorius Sema mengundang beberapa sahabatnya  antara lain anggota DPRD Mabar, Martin Mitar. Selain itu, Honorius yang dikenal sebagai pengusaha jasa cleaning service ini juga mengundang kerabatnya, Lois Mindjo, yang juga seorang keyboardis.

Kronologi

Sekira pukul 23.00 WITA, Honorius menyampaikan kepada Lois untuk mematikan musik karena ada tamu yang mengamuk. Usai mematikan musik, Lois memutuskan untuk pulang. Sebelum naik motor  ia sempat buang air kecil. Saat itulah pria 43 tahun ini digebuk dan ditendang hingga ia terjatuh ke dalam got.

Baca juga  Kisah Haru 'Penculikan' Anggota DPRD Mabar NTT

“Karena keributan itu tuan rumah (om Hono)  meminta saya mematikan keyboard. Saya sendiri putuskan untuk pulang saja apalagi suasananya mulai gaduh. Pas saya kencing, satu orang menghampiri dan langsung tendang dan pukul, sambil bilang ‘kamu toh yang buat berita corona’ kemudian saya dijahar lagi hingga saya tersungkur ke dalam got,” tutur Lois Mindjo.

“Setelah bangun saya tanya lagi kenapa saya dipukul, tapi dia tidak jawab malah pukul tambah saya punya hidung,” tambah Lois.

Lois tidak habis pikir kenapa dirinya dianiaya. Mantan kontributor televisi yang sekarang sebagai jurnalis media online ini mengaku tidak memiliki masalah dengan siapapun.

“Saya tidak ada masalah dengan siapapun, berita tentang corona yang saya tulis selama ini juga tidak mengandung masalah kok,” imbuhnya.

Baca juga  Tragis, Wanita di Desa Bulan Tewas Dibacok Sepupu Suami

Kepada wartawan di Mapolres Mabar, Minggu dini hari, Boni Mindjo menuturkan, kakaknya itu dipukul oleh Ferdi warga kampung Kaper. Adik kandung Lois Mindjo mengaku hadir juga dalam acara nyanyi-nyanyi di kediaman Honorius.

Menurut Boni, saat pelaku masuk ke rumah Honorius, memang sudah memperlihatkan gelagat mau cari gara-gara. Dia melihat dengan jelas saat pelaku membanting meja.

“Setelah banting meja saya kira dia pulang tapi ternyata dia membuntuti kakak saya Louis, makanya saya bawa kakak saya lapor polisi dan temani dia saat visum. Kami keluarga korban meminta polisi segera tangkap pelaku, dia harus bertanggung jawab atas tindakannya,” ucapnya. (js)

Tag: