Kabar Gembira, KFJ Sudah Negatif, Manggarai Nihil Covid

Bupati Manggarai Deno Kamelus ketika diwawancara wartawan Rabu 22 April 2020. (photo : floressmart).

Floressmart- Hasil pemeriksaan tiga spesimen yang dikirim  ke Laboratorium Biomolukuler W.Z Johannes Kupang  per  13 Juni 2020 telah diterima Bupati Manggarai Deno Kamelus, Selasa petang, 16 Juni 2020, hasilnya negatif semua termasuk swab milik KFJ (29), satu-satunya orang terkonfimasi positif berdasarkan dua kali pemeriksaan sebelumnya.

“Kabar gembira kita dapatkan sore ini, Ibu FRD sudah negatif. Ini berkat kesabaran dan upaya bersama selama ini termasuk pemberian obat-obatan selama dia menjalani karantina,” ujar Bupati Deno Kamelus, di Sekretariat Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Manggarai, Selasa petang 16 Juni 2020.

Baca juga  Satu-satunya di NTT, Bupati Manggarai Raih Perpamsi Award 2017

Meski tak ada lagi hasil swab positif namun menurut Bupati Deno Kamelus, Manggarai belum bisa dikatakan zona hijau atau bebas corona sebab FDR masih harus melaksanakan sekali lagi pemeriksaan swab.

“Sesuai pedoman Gugus Tugas, dia ini masih satu kali lagi swab sehingga Manggarai belum bisa disebut zona merah. Semoga pada pemeriksaan berikutnya negatif lagi supaya Manggarai kembali ke zona hijau dan yang bersangkutan kita pulangkan ke keluarganya. Kemudian untuk dua orang OTG yang dikarantina sudah boleh pulang,” tambahnya.

Baca juga  Dua Gedung Baru di Rumah Sakit Ben Mboi Ruteng Diresmikan, Bupati Deno Soroti Kualitas Pelayanan

Kepada media ini Bupati Deno menyampaikan bahwa kendati tak ada lagi yang positif corona di Manggarai, namun ia mengimbau agar semua orang tetap menaati semua protokol kesehatan termasuk ketika saat ini pemerintah memberlakukan situasi kenormalan baru atau new normal.

“Tetap karena new normal ini berlaku untuk selutruh jadi begini secasra nasional kita ini masih berada pada situasi darurat  Civid-19. Dan Kepres itu tidak dicabut,  berlku untuk seluruh Indonesia. Sehingga dengan demikian walaupun di sini sudah zona hjau tetapi zona hijau itu di dalam suatu kerangka berpikir nasikonal bahwa kita ini masih dililiputi darurat Covid-19 makanya protokol-protokol kesehatan itu masih tetap dijalankan dan ditaati,” katanya. (js)

Baca juga  Komunitas Pemuda Semprot Disinfektan di Kota Ruteng
Tag: