Ada PARIS di Manggarai Barat

Deklarasi Pantas-Riski di Labuan Bajo, Minggu 23 Agustus 2020 (photo: floressmart).

Oleh : Ferdinandus Robin Dana

Floressmart- PARIS bukan kota Paris di Perancis. PARIS ini hanyalah singkatan dari Ferdinandus Pantas dan Andi Rizki Nur Cahya. Hari Minggu (23/8), kedua nama ini dideklarasikan sebagai salah satu paket dalam pemilukada di kabupaten Manggarai Barat periode 2020 – 2025. Calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat!

Sedangkan Kota Paris adalah salah satu pusat bisnis dan budaya dunia saat ini. Kota ini juga dikenal dengan sejarah perpolitikan, pendidikan, hiburan, media dan fashion/mode. Lalu, sains dan seni juga melekat dengan kota ini. Kota ini menjadi incaran banyak wisatawan di dunia untuk dikunjungi. Bahkan, “belum ke Eropa” bila tidak berkunjung ke kota Paris.

Beberapa hari ini juga, para pencinta bola kerap mengaitkan kota ini dengan klub Paris Sint German (PSG). Yups, klub kaya asal kota Paris ini melaju ke final liga Champion 2020. Klub ini akan berhadapan dengan klub kaya asal kota Munchen (Bayern).

Baca juga  Kanisius Deki Pimpin Perindo Manggarai

Dibalik PARIS
Kata singkatan PARIS ini menarik ditelaah. Apakah ada kaitan antara Kota Paris dengan Paris, Pantas – Rizki? Ada! Ini jawaban sekilas. Kata Pantas dalam KBBI edisi kelima memiliki 2 (dua) pengertian. Pengertian pertama ada 5 (lima) makna, patut/layak, sesuai/sepadan, cocok, tidak mengherankan, dan tampak elok (bagus, tampan, cantik). Pengertian kedua, ada 3 (tiga) makna, yakni cepat, tangkas, cekatan.

Menilik posisi Kota Paris dalam lingkaran kota-kota modern dunia, Layak dan Pantas kota ini menjadi kota metropolitan dunia saat ini. Kota ini memang cocok, elok sebagai pusat peradaban dunia. Mengapa demikian, karena Kota Paris cepat, cekatan membaca perubahan dunia, tanpa meninggalkan peradaban mulia masa lampau. Ingat, sejarah Kota Paris sudah disebut sejak 250 Sebelum Masehi.

Kata Rizki dalam KBBI edisi kelima tidak ditemukan. Namun, ada yang mengartikan kata riski ini dengan kata rejeki atau mendapat rejeki, yang diberi rejeki. Ada juga yang mengartikan sebagai beruntung (diberkati). Bila kata riski ini disematkan sebagai nama, Riski, maknanya mengalami perluasan.

Nama riski ini umumnya diberikan kepada anak perempuan. Rizki adalah orang yang setia, welas asih, dan penyayang. Ia suka dengan tantangan dan seoran pribadi yang luwes. Ia ingin hidup dalam damai dan menginginkan kesepadanan intelektual dengan pasangannya. Pemberian nama rizki pada seorang anak perempuan mengandung doa. Bahwa anak ini kelak menjadi perempuan yang sukses, bahagia, makmur hidupnya, mendapatkan hidayah, anugerah dan rahmat.

Baca juga  Garda Muda Deno-Madur Siaga Pilkada

Ferdi (layak) Pantas: Hidayah dari Rizki
Entah kebetulan atau tidak, kedua nama pasangan ini begitu cocok! Makna kedua pasangan ini juga saling mendukung dan berkaitan satu sama lain.

Makna kedua nama di atas menjadi gambarannya. Kata Pantas bila disandingkan dengan Rizki, maka Pantas mendapat Rizki. Bisa juga dibahasakan dengan Riski adalah anugerah yang Pantas. Sebuah padanan yang, tidak hanya menarik secara bahasa, namun juga sebagai doa. Lepas dari kata PARIS, kedua nama pasalon ini memiliki banyak makna.

Bila dibuat dengan kalimat aktif, Pantas Mendapat Riski! Bahwa subyek Pantas (Ferdi) itu mendapat rejeki saat ini. Rejeki dalam konteks ini adalah segala sesuatu yang digunakan untuk kehidupan (yang diberikan Tuhan).

Baca juga  Pilkada Premium dengan Hari Anti Korupsi

Rejeki-nya adalah (Haja) Riski. Sebagai doa dan harapan, (Ferdi) Pantas Dianugerahi (riski) untuk menjadi pasangan yang layak. Diri atau pribadi Ibu Haja Riski inilah menjadi berkat Bapak Ferdi Pantas untuk memulai peradaban perpolitikan baru. Tentu ini menjadi harapan dan doa semua orang.

Seperti Kota Paris
Harapan itu tidak berhenti di balik makna nama ini. Tapi melaju hingga seperti indahnya Kota Paris. Kota Paris menjadi salah satu kota peradaban dunia saat ini. Gambaran dan harapan yang sama, PARIS menjadi pasangan peradaban baru politik Manggarai Barat. Perpaduan antara nasionalis dan religius.

Seperti halnya Kota Paris adalah perpaduan dari setiap ragam kemajuan peradaban. Demikian juga dengan pasangan PARIS. Menjadi perpaduan nilai-nilai baru dalam peta kehidupan Manggarai Barat dan Manggarai umumnya.

Sebagai bahasa tanda (semiotika), kata PARIS menjadi impian semua wisatawan dunia untuk berkunjung ke sana. Melalui cara baca yang sama, pasangan PARIS (Pantas-Rizki) menjadi calon pemimpin impian masyarakat Manggarai Barat. Di pundak keduanya, Kota PARIS (Prancis) akan dihadirkan di Labuan Bajo sebagai pusat peradaban Manggarai Raya dan Flores. Semoga!

Beri rating artikel ini!
Tag: