Heribertus Nabit Jelaskan Jargon Perubahan

Deklarasi Koalisi Front Perjuangan Rakyat Manggarai (Photo : Floressmart).

Floressmart- Di acara Deklarasi Koalisi Front Perjuangan Rakyat Manggarai, Sabtu 5 September 2020, bakal calon bupati Manggarai, Heribertus Nabit mengulas jargon ‘perubahan’ roh perjuangan politik pasangan Heri-Hery (Heribertus Nabit-Heribertus Ngabut).

Menurutnya, perubahan bisa terwujud apabila terjadi pergantian pemimpin. Heribetus Nabit menambahkan, misi perubahan diisi dengan agenda -agenda perubahan yang akan dituangkan dalam visi misi.

“Perubahan itu apa, perubahan itu ganti bupati. Nanti setelah ganti bupati kami menawarkan visi misi. Agenda –agenda perubahan kita isi bersama. Kita buat agendanya bersama partai –partai pengusung dan tim kerja, makanya agendanya kita buat,” kata Heribertus Nabit, diringi yel-yel kemenangan ribuan pendukungnya.

Baca juga  Ancam ‘Matikan’ Deno Kamelus Live di Medsos, Dua Pendukung H2N Dipolisikan

Heribertus bilang, jika pemimpinnya masih sama, mustahil perubahan itu ada.

“Kalau orangnya masih yang sama, prilakunya akan seperti itu, kebijakannya akan seperti itu, hasilnya juga seperti itu. Kalau mau hasilnya baru, ganti orangnya supaya prilakunya beda, kebijakannya beda hasilnya juga beda,” seru Heribertus Nabit dari atas panggung deklarasi.

Balon bupati yang berpasangan dengan Heribertus Ngabut ini menarik kesimpulan bahwa masyarakat Manggarai dibikin terbuai sehingga berimbas pada sesat pilih. Mantan pejabat di Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores ini memelesetkan pilkada ibarat menebak angka togel (kupon putih).

Baca juga  Pejabat Eselon II Dilantik 29 Desember 2016

“Cukup sudah kita pilih pemipin seperti isi kupon putih, siapa tahu, kalau isi kupon itu berapa 75 kenapa siapa tahu berapa 88 kenapa siap tahu. Kita tidak bisa mengatakan tidak apa-apa walaupun orangnya masih yang sama, nanti siapa tahu hasilnya. Mau siapa tahu sampai kapan,” katanya beretorika.

Hadir dalam acara deklarasi tersebut, Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur sekaligus Ketua DPD PDIP NTT, Emi Nomleny, Bupati Manggarai 2005-2015, Christian Rotok, mantan Sekda Manggarai Manseltus Mitak, para pimpinan parpol pengusung dan partai-partai pendukung, tokoh adat, tokoh masyarakat serta sejumlah organ relawan Heri-Hery. (js)

Baca juga  Bawaslu : Manggarai Zona Merah Corona, Pengerahan Massa Saat Pendaftaran Pilkada Beresiko
Beri rating artikel ini!
Tag: