Manggarai Tambah 6 Kasus Positif Covid-19, Tiga Anggota TNI

Ilustrasi covid-19 (sumber pixabay)

Floressmart- Dari 80 spesimen swab yang dikirim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai ke Laboratorium Biomoekuler RSUD WZ Johannes Kupang, baru 22 sampel PCR yang selesai diperiksa di laboratorium.

Hari ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT mengumumkan hasilnya, yaitu 6 orang dinyatakan terkonfirmasi Positif Covid-19. Tiga diantaranya merupakan anggota TNI.

“Kita baru dapat laporan resmi dari Kupang, 6 orang terkonfimasi Positif Covid-19. Dari 80 yang kita kirim 22 sudah selesai diperiksa. Masih 58 yang belum keluar hasilnya,” kata Kepala Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, Frumencius LTK, Rabu 16 September 2020.

Baca juga  Bupati Deno Resmikan Posko Covid-19 di Perbatasan Mabar

Enam spesimen yang dinyatakan positif lanjut Frumencius, terdiri dari tiga orang TNI ditambah 2 orang dari klaster Cireng dan 1 orang  lagi dari Kampung Maumere Ruteng.

Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Manggarai ini menjelaskan, adanya kasus baru ini menambah jumlah kasus positif di Manggarai menjadi 21 kasus dengan rincian, pasien sembuh sebanyak 4 orang, meninggal satu dan 10 pasien masih dirawat di Wisma Atlet.

Baca juga  Kementerian PUPR Coret Proyek Pendukung Pariwisata Komodo Rp.255 Miliar

“Sehingga keadaan per hari ini menjadi 21 kasus,” imbuhnya.

TNI klaster Denpasar

Terkait tiga orang anggota TNI yang terkonfimasi positif corona merupakan para bintara baru dari klaster Denpasar yang saat ini ditampung di shelter bekas Puskesmas Kota Ruteng.

Pada Sabtu pekan lalu (12/9) gugus tugas mengirim 80 spesimen swab terdiri dari; klaster Cireng 30, klaster Anam 13, klaster Rai 15, pelaku perjalanan reaktif rapid test 14 orang, TNI 3 orang serta nakes di Puskesmas Kota Ruteng sebanyak 2 orang, ditambah pasien positif yang masih dikarantina di Wisma Atlet Golo Dukal.

Baca juga  Polisi : Pembunuhan Idris Terencana, Para Pelaku Diancam Hukuman Mati

“Untuk klaster Denpasar (TNI) kita kirim 3 dan tiga-tiganya positif Covid-19,” tuturnya.

Langkah selanjutnya, tambah Frumencius, tim surveilans segera melakukan tracing ulang terhadap  orang-orang yang kontak erat dengan 6 orang tersebut. (js)

Tag: