Realisasi RPJMD dan Reward DID Menuju Manggarai “Satu”

Beberapa penjelasan di atas memberi makna, LKPJ tidak bisa dilihat secara sepenggal apalagi kalau dinarasikan sebagai simbol “kegagalan” lebih prematur lagi. Beberapa poin penjelasan Bupati Manggarai cukup memberi gambaran  bahwa Bupati Manggarai Deno Kamelus dan Wakil Bupati Victor Madur dalam memimpin daerah ini tentu sangat memahami arah dan kebijakan RPJMD yang dibuatnya.

Baca juga  Sempat Ditolak BKN, Heri Ngabut Resmi Pensiun dari ASN

Meski masih dua tahun yang belum di evaluasi, tetapi dari data realisasi RPJMD sampai dengan saat ini memberikan keyakinan bahwa target-target RPJMD Deno-Madur pasti tercapai.  Deno-Madur telah memperlihatkan kualitasnya. Mari mengutip ungkapan ini “Janganlah kita mengajar ikan untuk berenang, karena tidak seorang’pun nahkoda mengangkat jangkar tanpa tahu ke pelabuhan mana kapal akan dituju”.

Baca juga  Camat Lembor : Posko Covid-19 Weri Pateng Wilayah Manggarai

LKPJ harus bisa dilihat secara utuh, mulai dari kebijakan pemerintah daerah  yang termuat dalam Visi Misi, Strategi dan Arah Kebijakan serta Prioritas Pembangunan Daerah, Kebijakan Umum Pengelolaan Keuangan Daerah  baik dari Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pendapatan, Target dan Realisasi Pendapatan, Pengelolaan Belanja Daerah baik dari sisi Kebijakan Keuangan, sampai pada Target dan Realisasi Belanja Daerah. Begitu juga dengan Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah  baik Urusan Pilihan  maupun Urusan Wajib sehingga LKPJ pemerintah daerah tidak diukur secara prematur pada pola presepsi pars pro toto-isme (claim sebagian Untuk seluruh) menjadikan secuil ‘ketidakberhasilan’ untuk menafikan sebagaian besar capaian pembangunan.

Baca juga  Deno Kamelus-Viktor Madur ke Christian Rotok, Minta Dukungan Politik?
Tag: