Penularan COVID-19 di Manggarai Terus Meningkat, Legislator Usulkan  PPKM atau PSBB

Anggota DPRD Manggarai, Edison Rihi Mone (Photo ; istimewa)

Floressmart- Anggota DPRD Kabupaten Manggarai, Edison Rihi Mone, mengaku ngeri dengan angka penularan COVID-19 yang sudah mencapai 200 kasus dengan angka kematian berjumlah dua orang.

Legislator Partai Hanura ini meminta Pemkab Manggarai segera mengambil kebijakan tepat dan terukur dalam rangka memutus mata rantai virus mematikan tersebut.

Ketika dihubungi media ini, Rabu 13 Januari 2021, Edison mengusulkan pola pengetatan dan pembatasan kegiatan masyarakat seperti yang berlaku di sejumlah wilayah di Tanah Air.

“Menurut saya, jajaran Pemerintah Kabupaten Manggarai bersama tim gabungan penegakan protokol kesehatan untuk mengambil langkah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).Kalau tidak, PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Pemerintah harus berani mengambil langkah itu,” desak Edison Rihi.

Baca juga  Dua Korban Tenggelam Wae Musur Ditemukan,Kegiatan SAR Berakhir

Jika keputusannya adalah PPKM atau PSBB maka, sambung dia, maka setiap orang harus mematuhinya tanpa terkecuali.

“Kalau ada yang melanggar atas aturan yang sudah ditetapkan, maka jangan ragu menindak tegas sebagai wujud konsistensi penegakan hukum,” ujarnya.

Lebih lanjut, anggota DPRD asal Dapil Satar Mese ini berkata, penerapan PPKM di Manggarai bisa mengunakan Perbub (Peraturan Bupati) tentang PPKM untuk pengendalian penyebaran COVID-19 yang kemudian ditindaklanjuti Instruksi Bupati untuk menjaga dan meminimalisir penyebaran covid.

Baca juga  Sambil Bagi Sembako, Bupati Deno Selalu Omong Protokol Covid-19

“Sebagai contoh,tempat usaha seperti cafe di Kota Ruteng hanya boleh buka hingga pukul 22.00. Pembatasan itu  harus ditaati. Jika tidak, beri sanksi sesuai Perbub yang ada,” cetus dia.

“Saya sebagai anggota DPRD Kabupaten Manggarai meminta jajaran pemerintah bersama petugas gabungan tetap mengedepankan tindakan persuasif dalam setiap operasi penegakan disiplin PPKM. Tegur dulu baik-baik dengan sikap sopan santun. Kalau masih membandel, ya jangan salahkan aparat bertindak lebih keras dan terukur,” tambahnya.

Baca juga  Sesmenkop-UKM RI Hadiri HUT Koperasi di Ruteng

Edison juga mengingatkan bahwa sikap disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan perlu terus ditingkatkan.

“Untuk itulah tugas aparat senantiasa mengedukasi agar tumbuh kesadaran dari diri masing-masing orang,” cetusnya.

Dia mengingatkan pula agar setiap orang selalu mematuhi gerakan 4M yaitu memakai masker,menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari kerumunan.

“Saya himbau kembali kepada pemerintah dan masyarakat untuk mengaktifkan kembali posko-posko di lingkungan terkecil untuk melindungi masyarakat Mangggarai dari penyebaran COVID-19 yang mulai merajalela di Manggarai. Pemerintah bersama jajarannya tdk boleh gamang dan harus sigap karena keselamatan jiwa masyarakat itu utama dan terutama,” tutup Edison. (js)

Tag: