Pasien Covid Kabur dari Ruang Isolasi Terlentang di Deuker dengan Kondisi Sesak Nafas  

SN, pasien Covid-19 yang kabur dari RSYD dr Ben Mboi (Photo : Jofandy)

Floressmart- Kota Ruteng masih sepi meski sudah pukul 05.00 WITA. Tidak seperti biasanya, Jofandy bangun pagi-pagi. Ia terbangun dari tidurnya karena mendengar suara merintih dari luar rumahnya.

Jofandy menduga orang yang meminta tolong itu korban kecelakaan lalu lintas. Namun setelah diamati betul-betul, seorang pria tua memakai sarung sedang terlentang di deuker samping Apotik Omega.

Setelah selesai mengintip dari jendela, Jofandy kemudian membuka pintu hendak mendekati orang tua yang terus-terusan merintih kesakitan.

Namun warga RT 009 Kelurahan Watu Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timut ini menghentikan langkahnya setelah pria di seberang jalan mengaku kabur dari ruang isolasi COVID-19 RSUD dr Ben Mboi.

Baca juga  Ada Tambahan Gedung RSUD Ruteng, Bupati tuntut Kualitas Pelayanan Medis

“Saya lantas bertanya kenapa kabur. Dalam kondisi susah bernafas dia katanya hendak menuju rumah keluarganya di Nekang, tapi tidak bisa berjalan lagi. Selain sesak, bapak tua itu terlihat menggigill,” ungkap Jofandy.

Jofandy merupakan seorang wartawan media online. Tapi pada Rabu pagi 28 Juli 2021 naruli jurnalisnya tenggelam dalam rasa iba kepada pasien COVID-19 yang tengah kepayahan itu.

Baca juga  Miris di RSUD Ben Mboi, Pasien Bawa Bohlam Sendiri karena Ruang Rawat Tak Ada Lampu

“Dia bilang dia tidak tahan lagi dirawat di ruang isolasi. Maram mata kome mata one keluarga (Kalaupun mati tapi mati di keluarga,” ujar Jofandy meniru ucapan pria tersebut.

“Sedih betul lihatnya, untuk bicara saja susah. Mau tanya banyak malah bikin susah bapak tua itu. Dia lama terlentang lalu pelan-pelan berusaha duduk,” tambahnya.

Sejumlah petugas dari RSUD dr Ben Mboi menyusul pasien yang kabur kira-kira 30 menit kemudian. Tempat itu berjarak 100 meter dari RSUD dr Ben Mboi.

“Ada empat orang pakai ADP lengkap, baju hazmat putih. Mereka membujuk bapak tua itu supaya kembali ke ruang isolasi. Petugas dan bapak itu kemudian berjalan kembali ke rumah sakit bersama petugas,” kata Jofandy.

Baca juga  Guyon Ibu Naf ke Bupati Deno: Pilih Lagi Bupati dan Wakil Kalau Perhatiannya Besar pada Kesehatan

Humas RSUD dr Ben Mboi Ruteng, Laurens Guntur membenarkan salah satu pasien COVID-19 sempat kabur dari ruang isolasi.

“Dia bapak SN usia 57 tahun asal Kecamatan Rahong Utara. Sempat kabur tapi sudah kembali ke ruang isolasi. Sudah beberapa hari dirawat dengan keluhan batuk-batuk dan sesak napas. Sekarang sedang dalam perawatan intensif,” terang Laurens Guntur.

Laurens tidak memberi penjelasan ketika ditanya bagaimana bisa pasien dari ruang isolasi bisa kabur.

“Saya belum mendapat penjelasan dari penanggungjawab ruang isolasi,” tutupnya (js)

Tag: