Sempat Dirawat, Warga Lawir Ruteng Meninggal Akibat Covid

Ilustrasi pasien COVID-19 meninggal dunia. (Photo ; istimewa).

Floressmart- Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur mengumumkan satu lagi pasien terkonfirmasi Positif COVID-19 meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Ben Mboi Ruteng.

Pasien PB, laki-laki, 70 tahun, alamat Kelurahan Lawir, Kecamatan Langke Rembong meninggal Sabtu pagi 20 Maret 2021.

Pasien sempat mendapat pengobatan dan perawatan intensif di Ruang Isolasi RSUD dr. Ben Mboi, sejak dari 10 Maret 2021, dengan keluhan sesak napas, batuk, dengan riwayat penyakit bawaan jantung dan hipertensi.

Baca juga  Dokter Sampai Tukang Masak di RSUD dr.Ben Mboi Ruteng Terpapar COVID-19

“Berdasarkan hasil pemeriksaan SWAB Rapid Test Antigen, terkonfirmasi Positif C19. Sabtu 20 Maret 2021, Tn PB dinyatakan meninggal dunia,” tulis Jubir Satgas COVID-19 Manggarai Lody Moa di grup WhatsAPP jurnalis, Sabtu.

Sementara almarhum, lanjut Lody Moa, langsung dimakamkandi tempat pemakaman umum mengikuti prokol Kesehatan.

“Satgas COVID-19 Kabupaten Manggarai, menyampaikan rasa turut berduka cita atas berpulangnya Tn.PB. Semoga arwahnya diterima di sisi TYME dan seluruh keluarga yang berduka diberikan kekuatan dan ketabahan,” tulisnya.

Baca juga  Culasnya DPRD Manggarai Bimtek di Tengah Pandemi Covid

Sudah 16 orang meninggal

Disebutkan dalam siaran pers, warga Manggarai yang terinfeksi COVID-19 berjumlah 1.720 orang, 16 diantaranya meniggal dunia.

Sementara itu, pasien COVID-19 yang sembuh 1.535 orang. Lalu jumlah pasien yang sedang menjalani perawatan dan Isolasi berjumlah 170 orang.

Mengingat laju penularan terutama angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19 terus terjadi, Satgas COVID-19 Kabupaten Manggarai mengimbau seluruh masyarakat Manggarai untuk bekerja bersama dan sama-sama bekerja, menghentikan mata rantai penularan virus mematikan ini.

Baca juga  Gugus Tugas COVID-19 Manggarai Umumkan 4 Pasien Sembuh

“Dengan wajib mengikuti setiap informasi dan instruksi pemerintah terkait kepatuhan dan disiplin menerapkan Prokes COVID-19 dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Mari bersama, memutus mata rantai penularan COVID-19 demi keselamatan kita semua,” ajaknya. (js)

Tag: