GMNI se-Indonesia Berduka, Wempy Hadir Meninggal Usai Terkonfirmasi Positif COVID-19

Ketgam: Mendiang Wempy Hadir Saat Membawakan Sambutan di Presidium GMNI. (Photo :ist)

Floressmart- Organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) berduka atas kepergian mantan Presidium GMNI Pusat, Wempy Hadir.

Wempy meninggal di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng pada Jumat malam 23 Juli 2021.

Ia dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 setelah lima hari dirawat di ruang isolasi RSUD dr. Ben Mboi Ruteng sejak 19 Juli 2021.

Kepergian peneliti pada lembagaga survei Indopoling Networking itu menyisakan duka yang mendalam bagi isteri, anak, keluarga, sahabat, kenalan dan rekan kerja.

Ucapan berbelangsungkawa pun membanjiri beranda media sosial Facebook, baik dari Presidium GMNI, PA GMNI NTT, PA GMNI Manggarai maupun kader GMNI aktif.

Tak hanya itu Pemerintah Kabupaten Manggarai pun ikut menyampaikan ucapan berduka cita atas kepergian Direktur Eksekutif Surveylink Indonesia itu.

Baca juga  Sempat Diganggu Keributan, Petugas Posko Covid-19 : Kami Tetap Kerja

Anggota PA GMNI Manggarai, Marcelina Lorencia dalam sebuah unggahan statusnya menulis tentang kenangan terakhir saat bertemu Wempy.

“Baru minggu lalu kita bertemu. Itupun yang pertama sekaligus yang terakhir. Banyak yang kita bagi dalam pertemuan tiga jam itu. Namun cerita harus terputus karena gadis kecilmu sakit saat itu” tulis Marcelina mengenang mendiang Wempy.

Ia juga menulis bahwa Wempy pernah memesan buku berjudul “Law Of Attraction” untuk dibaca, sehingga itulah yang membuatnya terinspirasi.

“Kami ingat buku yang dipesanmu untuk kami baca. Law Of Attraction. Itulah yang menginspirasi, namun itu semua tinggal kenangan. Selamat jalan Saudaraku Wempy Hadir. Selamat jalan junior kebanggaan kami di GMNI” tulis Marcelina lagi.

Baca juga  Camat Lembor Sebut Posko Covid-19 di Weri Pateng Ganggu Aktifitas Warga

Ketua Bawaslu Kabupaten Manggarai tak bisa menahan kesedihan. Ia begitu terpukul karena tak bisa memberikan penghormatan terakhir untuk pria kelahiran 1986 itu.

“Sulit rasanya membendung air mata duka ini. Kami tak bisa memberikan penghormatan terakhir untukmu. Itulah yang lebih menyakitkan. Kami hanya bisa berdoa semoga Tuhan membuka pintu surga bagimu untuk menjadi pendoa bagi isteri, anak, keluarga dan kami semua” tulis Mantan Dosen Unika Santu Paulus Ruteng itu.

Selain itu Komisioner Bawaslu Kabupaten Manggarai, Alfan Manah juga menulis di beranda facebooknya.

“Selamat jalan kawan juang. Saudara satu darah juang. Selamat jalan Pejuang – Pemikir, Pemikir – Pejuang. Bahagia kekal di surga” tulis Mantan Ketua GMNI Manggarai ini sembari menyertakan tiga unggahan foto.

Baca juga  Diabetes dan Terpapar COVID-19, Penyebab Pastor Servulus Meninggal Dunia

Perasaan kedukaan serupa pun juga ditulis oleh PA Alumni GMNI, Rikar Pentor.

“Selamat jalan Ade Wempy Hadir. Engkau telah menyelesaikan pertandingan kehidupan ini sampai garis finish dan engkau telah memelihara iman. Selamat memasuki Yerusalem yang baru” tulis Komisioner KPU Kabupaten Manggarai itu.

Wempy Hadir merupakan aktivis yang menjabat Presidium GMNI Periode 2011 – 2013 dan 2013 – 2015.

Ia juga aktif di Lembaga Survei Indopoling Network dan beberapa kali tampil di Televisi Nasional.

Wempy pergi meninggalkan isteri tercinta Prisca Juniver dan dua orang anak.

Sebelum meninggal mendiang Wempy sempat menggelar acara adat keluarga di kampungnya di Copu Kecamatan Ruteng dan sempat melaksanakan kegiatan diskusi politik di kantor Bawaslu Manggarai. (Berto Davids)

Tag: