Wabup Heri Ngabut ke ASN Nonjob : Latih Tidak Memiliki Jabatan

Wabup Heri Ngabut menyalami pejabat yang dilantik (Foto : Floressmart).

Floressmart- Wakil Bupati Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT) Heribertus Ngabut melantik 158 ASN untuk menduduki jabatan Administrator, Lurah dan Pengawas.

Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilangsungkan di Gedung Manggarai Convention Center (MCC) Ruteng, Kamis ( 28/4/2022).

Seperti disaksikan dari 23 Lurah di Kecamatan Langke Rembong yng dilantik kebanyakan merupakan wajah-wajah baru. Sementara mantan lurah yang baru diganti dirotasi ke kecamatan dan pos jabatan lain di beberapa OPD.

Demikian juga untuk level jabatan Kepala Seksi, Kasubid dan tenaga fungsional lainnya adalah para ASN yang mendapat promosi.

Dalam pelantikan ini terdapat 8 orang pejabat Eselon 3A dan satu orang pejabat Eselon 3B. Dari 9 pejabat Administrator yang dilantik hari ini empat diantarnya merupakan bagian dari 26 pejabat yang sebelumnya terkena nonjob awal Februari 2022 lalu.

Baca juga  Arahan Bupati Heri Nabit Saat Melantik 8 Pimpinan OPD

Mereka masing-masing Rudi Rudolof Beno, Inspektur Pembantu Wilayah IV Inspektorat Daerah, Dorotea Bohas ynag dilantik menjadi Inspektur Pembantu Wilayah V Inspektorat Daerah serta Daniel Baru sebagai Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana.

Selain itu Wabup Ngabut juga melantik Yustina Jut menjdi Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Kemudian Robertus Tarsianus Sempel menjadi Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah. Sementara itu Ana Roberta Jalu Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Selanjutnya ada Agustinus Dalur diangkat menjadi Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Daerah, Yosef Sudarso sebagai Sekretaris Kecamatan Reok Barat serta Apolonaris Benediktus Roga yng diangkat menjadi Kepala Bidang Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Latih tidak memiliki jabatan

Dalam sambutannya, Wabup Heri Ngabut menyinggung soal 26 orang ASN yang dicopot pada awal Februari 2022 lalu. Dia pun memberi istilah baru sekadar mengganti kata nonjob.

Baca juga  Lantik Empat Pengawas, Kadis LHD Singgung Tupoksi dan Prinsip Kerja Tuntas

“Khusus untuk teman-teman yang 26 bukan nonjob, rubah dia punya narasi latih untuk tidak memiliki jabatan,” sebut Wabup Heri dibalas gelak tawa para hadirin.

Wartawan kemudian mencecarnya tentang narasi itu. Tapi kepada pewarta Wabup Ngabut mencoba menjawab taktis.

“Ya itu hanya mengingatkan bahwa pada satu titik ada dinamika. Kita bekerjalah pakai pikiran kita pakai kecerdasan kita untu wak melayani. Eselon 3 ini tidak ada uji kompetensi kalau diuji juga belum tentu to,sudahlah,” ujarnya.

Diterangkan dia, pelantikan tiga orang pejabat administratur yang sebelumnya terkena demosi memang untuk melaksanakan rekomendasi Komisi ASN yang memerintahkan Bupati untuk mengembalikan 26 orang itu ke jabatan setara.

“Kita sudah jawab ke Komisi ASN kita berusaha untuk mereposisi yang cukup kompeten dan usia-usia yang masih istilahnya usia-usia masih efektif secara bergilir sesuai dengan jabatan administratur,” imbuh dia.

Baca juga  Bupati Manggarai ke ASN: Jangan Jadi ‘Brutus’

Dia juga mewanti-wanti 26 ASN yang terkena nonjob untuk lebih disiplin masuk kantor. Tokoh ini juga menyindir pengaduan yang dilayangkan 26 ASN itu ke KASN.

Lebih jauh dia juga menyampaikan bahwa pengaduan atuanupaya hukum lainnya dari ASN yang tidak puas dengan kebijakan pimpinan akan lebih menyulitkan dan menguntungkan pengacara.

“Tapi untuk teman-teman yang 26 tolong sampaikan datang kantor ingat PP 94 2020 revisi PP 53 tentang disiplin pegawai negeri sipil itu berturut-turut tidak masuk kantor itu alasan bisa diberhentikan dengan tidak hormat. Akumulasi 26 hari. Bupati dan saya selalu buka ruang untuk diskusi. Tidak usah perkara, eme menang meu (jika kalian menang) puji Tuhan tapi eme kalah (kalau kalah) menderita yang untung adalah pengacara,” ungkapnya.

Tag: