Dituding Mengotaki Viralnya Dugaan Suap Istri Bupati, Wakil Bupati Manggarai : Tidak!

Wakil Bupati Heribertus Ngabut usai dialog dengan aktivis PMKRI (Foto : Floressmart).

Floressmart- Wakil Bupati Manggarai, Heribertus Ngabut berkata, turut diserang narasi liar menyusul viralnya pemberitaan dugaan suap proyek APBD yang membelit Meldianty Hagur yang merupakan istri Bupati Heribertus Nabit.

Wabup Heri Ngabut mengungkapkan bahwa dirinya dicap “licik” seolah-olah ikut mengotaki viralnya pemberitaan tersebut padahal nyatanya dia mengetahui peristiwa itu dari pemberitaan.

“Saya tidak boleh marah apalagi kalau akun palsu tidak apa-apa bahkan dituduh otak pemicu dan seterusnya itu adalah wakil Bupati Manggarai, tidak!,” kata Heribertus Ngabut di tengah dialog bersama aktivis PMKRI, Senin (5/9/2022).

“Saya tegaskan tidak. Tapi semua kita punya niat baik supaya daerah ini baik-baik untuk kepentingan seluruh masyarakat Manggarai termasuk adik-adik sekalian bukan bela diri tapi hari-hari ini saya baca tidak apa-apa saya sedang di setarakan dengan Yusuf Kalla yang katanya otak licik,” tambah dia lagi.

Baca juga  Keterangan Anus Berubah 180 Derajat, Sekarang Bilang Istri Bupati Manggarai Tak Terima Fee Proyek

Skenario Mempertahankan Kemegahan Keuasaan

Wakil Bupati Manggarai Heribertus Ngabut menerima puluhan aktivis PMKRI untuk beraudiensi dengannya terkait berita viral istri Bupati Meldiyanti memungut fee proyek APBD 5% ke kontraktor.

Dialog bersama pengunjuk rasa dilaksanakan di lantai 1 Kantor Bupati Manggarai. Hadir mendampingi Wabup Heri Ngabut, yakni Sekretaris Daerah Jahang Fansi Aldus dan Kepala Satpol PP, Aldy Tcangkung.

Dalam kesempatan itu, sebuah retorika meluncur dari mulut Wabup Heri Ngabut. Dia bilang, apa yang terjadi hari-hari belakangan ini merupakan bagian dari skenario mempertahankan kemegahan kekuasaan.

Baca juga  Penyidik Fokuskan Lokus Serah Terima Uang Fee Proyek ke Istri Bupati Manggarai

Pernyataan mantan Kepala Kesbangpol Manggarai ini sontak membuat hening sesaat. Wartawan yang terus menyimak pernyataan Heri Ngabut saling berbisik sebab kalimat itu ambivalen dengan berita viral istri Bupati Hery Nabit.

Media lalu mencecar Heri Ngabut. Dia pun menjelaskan maksud dari diksi tersebut yang ternyata mengusung pesan restorasi pada level penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

“Skenario mempertahankan kemegahan kerajaan, kalau ada sesuatu yang kurang pas kita perbaiki. Penyelenggaraan pemerintahan pembangunan misalkan kalau ada yang nanti sampai pada kesimpulan ada yang kurang pas maka komitmen kita tentu sama ada kritik maka kalau itu benar perlu kita perbaiki untuk Manggarai ke depan yang lebih baik,” terangnya.

Baca juga  Nama Istri Bupati Dicatut dalam Praktik Jual Beli Proyek, DPRD Desak Pecat THL Dinas PUPR

Wartawan kemudian bertanya lagi, apakah hal yang tidak pas itu berhubungan dengan kasus jual beli proyek APBD?.

“Saya hanya membaca dari berbagai media tapi saya tidak berani mengomentari apa ini benar atau tidak. Perlu ditelusuri makanya untuk pegawai yang disebutkan dalam pemberitaan itu, selaku Wakil Bupati saya perintahkan periksa dia itu kedua kita menunggu Pak Bupati tentang cerita ini supaya kita lihat telusuri sama-sama. Jika itu benar mari kita perbaiki sama-sama tidak ada yang malaikat di muka bumi tidak setan juga tapi kalau ada sesuatu yang kurang pas mari kita ubah sama-sama.

“Saya juga sangat berpotensi banyak melakukan kekeliruan maka saya kira komitmen sebagai pribadi apalagi sebagai pemerintahan tidak berubah. Kalau benar itu mari kita ubah untuk kebaikan kita semua,” tuturnya. (js)

Tag: