Matim Tanggung BPJS dan Modal Usaha untuk THL yang Diberhentikan

Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas (Ist).

Floressmart-Setelah memberhentikan 333 orang THL pada akhir 2020 lalu, Pemkab Manggarai Timur Nusa Tenggara Timur kembali mengumumkan tidak lagi memperpanjang kontrak untuk 981 Tenaga Harian Lepas atau THL pada 2023.

Langkah itu diambil sesuai amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Paling lambat 5 tahun sejak PP itu ditetapkan maka pegawai berstatus non ASN harus sudah dihapus.

Pemda Manggarai Timur sebelumnnya menyurati Kemenpan-RB terkait THL yang tidak diperpanjang lagi masa kerjanya agar ada perlakuan khusus atau diprioritaskan jika berpeluang menjadi PPPK.

Baca juga  Unik, Pejabat Eselon 2 Dilantik di Tepi Danau Rana Mese

Sebelum SK pemberhentian diteken oleh masing-masing pimpinan perangkat daerah, pemerintah juga telah membereskan tanggungan BPJS untuk 981 THL itu.

“Selain bersurat ke Menpan-RB, langkah lain yang diambil Pemda Matim adalah dengan membantu membayar BPJS Kesehatan melalui Jamkesda. Sedangkan untuk BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2023 Pemda menyediakan anggaran untuk 981 orang,” kata Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, Jumat (2/12/2022).

Bantuan lain yang disiapkan oleh pemda adalah dengan mengalokasikan modal usaha untuk THL yang kontraknya tidak diperpanjang seperti yang dilakukan Pemda Matim pada tahun 2020 masin-masing sebesar Rp20 juta.

Baca juga  Bantuan Pendidikan Astra untuk Sekolah di Manggarai Timur

Selain modal usaha juga akan diberikan pelatihan untuk dapat meningkatkan keterampilan dan siap bersaing di dunia kerja di luar pemerintahan.

“Nah darimana pemda mendapatkan anggaran ini?. Anggaran bantuan modal usaha ini diperoleh dari pengurangan TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai). Pemda menghitung kembali gaji pegawai dan menambah target pendapatan dari Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi. Pointnya adalah bahwa Pemerintah Daerah berusaha maksimal agar THL yang tidak diperpanjang kontraknya siap untuk menghadapi dunia kerja walaupun tidak dalam lingkup Pemda Matim,” bebernya.

Baca juga  Berhentikan 981 THL, Bupati Agas : Amanat PP 49

Bupati Andreas Agas menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih untuk kebersamaan dan dedikasi yang diberikan oleh 981 THL yang tidak diperpanjang lagi kontraknya.

“Kita bersama membangun Manggarai Timur yang kita cintai ini dengan jalan dan cara kita masing-masing. Cinta kita pada Manggarai Timur akan selalu menyatukan kita untuk berjalan bersama memberikan yang terbaik dari yang kita miliki,” tutup dia.

Agar tahu, tenaga harian lepas yang selama ini bekerja dan membantu pelaksanaan pemerintahan di Manggarai Timur bekerja dengan surat keputusan kontrak yang berlaku selama satu tahun anggaran. (js)

Tag: