Insiden Bendera Jatuh dari Atas Tiang Saat Upacara Penurunan, Sekda Manggarai : Segera Investigasi

Kolase foto bendera jatuh pada upacara HUT Kemerdekaan RI di Stadion Golo Dukal Ruteng ( Sumber : tangkapan layar video).

Floressmart- Upacara penurunan bendera HUT Kemerdekaan RI ke-78 di Stadion Golo Dukal Ruteng Manggarai Nusa Tenggara Timur diwarnai insiden bendera jatuh dari atas tiang.

Itu terjadi persis ketika regu Paskibraka bersiap menurunkan bendera sebelum aba-aba menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Terlihat dalam video yang beredar luas, tali pengikat benderanya tiba-tiba putus diperkirakan pada lubang pengait pada bagian puncak tiang. Bendera yang siap dikerek turun pun jatuh meluncur begitu cepat. Tidak juga ke samping tapi jatuhnya lurus ke bawah di titik berdirinya 3 orang pengerek bendera.

Baca juga  Jadi Jurkam Ganjar Pranowo, Bupati Heri Nabit Ajukan Cuti

Terdengar riuh para peserta upacara. Ada pula yang spontan meminta pasukan paskibraka menangkap bendera yang sedang jatuh itu.

Untungnya duplikat bendera pusaka jatuh persis di tiga anggota Paskibraka yang masih memegang tali yang masih utuh. Mereka sigap menangkap kain bendera sehingga tak sampai jatuh ke tanah dan cepat-cepat melipat bendera dengan rapi.

Seorang panitia upacara mengaku pada saat tali bendera putus tidak sedang terjadi angin kencang. Kemudian menurutnya, tali yang dipakai pada upacara HUT Kemerdekaan merupakan tali baru yang telah diperiksa.

“Kalau dibilang talinya yang bermasalah tidak mungkin karena ini tali baru dan telah diperiksa sebelumnya. Dan tidak ada angin kencang juga. Saya yakin bukan human error, heran saja Pak,” ujar ASN tersebut.

Baca juga  Jadi Jurkam Ganjar Pranowo, Bupati Heri Nabit Ajukan Cuti

Segera investigasi

Kaban Kesbangpol Kabupaten Manggarai, Gondolfus Nggarang menolak berkomentar terkait peristiwa ini.

Sedangkan Sekretaris Daerah (Sekda) Fansy Jahang yang dikonfirmasi terpisah membenarkan insiden tersebut.

“Betul duplikat bendera memang jatuh saat akan diturunkan oleh Paskibraka,” ungkap Fansy melalui WhatsApp, Jumat (18/8/2023) pagi.

Selaku penanggung jawab umum HUT Kemerdekaan, Sekda Fansy telah berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk segera melakukan investigasi.

“Kalau tiang benderanya17 meter. Saat ini kami masih lakukan investigasi di lapangan,, penyebab terjadinya insiden ini,” imbuh Jahang.

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat Kabupaten Manggarai pada peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke- 78 sekaligus bertugas pada upacara penurunan bendera pada sore harinya.

Baca juga  Jadi Jurkam Ganjar Pranowo, Bupati Heri Nabit Ajukan Cuti

Paskibraka terpilih merupakan putra-putri terbaik dari SMA SMK se-Kabupaten Manggarai.

Adapun Komandan Paskibraka yakni Iptu Zulhaedi yang menjabat sebagai Danki Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Manggarai.

Sedangkan pelatih terdiri dari 3 orsng masing-masing Bripka Adnan Musma dari Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Manggarai, Bripka Oja dari Polres Manggarai dan Serda Chairul Anwar dari Kodim 1612 Manggarai.

Tiga orang pengerek bendera yakni Alexander Ovan Gae dari SMAK Santo Fransiskus Xaverius, Egoleon Frederico Nenobaaf dari SMAK Fransiskus Xaverius Ruteng serta Immanuel Estrada Taulasi dari SMA Negeri 1 Langke Rembong. Berperan sebagai pembawa baki adalah Siti Fadilah dari SMA Negeri 1 Langke Rembong.

Upacara penurunan dilaksanakan pukul 17.00 WITA. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Manggarai Heribertus Nabit. (js)

Tag: