Tirta Komodo Jamin Pasokan Air Selama Misa Natal, Tempatkan Petugas di Gereja-gereja dan Siagakan Mobil Tanki

Direktur Perumda Air Minum Tirta Komodo, Marselus Sudirman menjelaskan kesiapan air jelang Natal dan Tahun Baru (Sumber : Yohanes).

Manggarai– Perumda Air Minum Tirta Komodo selaku pengendali kegiatan jasa pelayanan dan penyediaan air bersih di Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur menjamin pasokan air bersih pada perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Direktur Perumda Tirta Komodo, Marselus Sudirman mengatakan, ia menempatkan petugasnya di seluruh gereja gereja Katolik dan gereja-gereja Protestan di Kecamatan Langke Rembong, sebagai ibu kota kabupaten.

Adapun titik-titik sebagai atensi yakni Gereja Katedral Maria Asumpta, Gereja St. Yosep, Paroki St. Fransiskus Asisi Karot, Paroki St. Vitalis Cewo Nikit, Paroki Ekaristi Ka Redong, Paroki Katedral, Paroki Kristus Raja Mbaumuku, Paroki St. Mikael Kumba, Proki Santu Nikolaus Golo Dukal ditambah dengan sejumlah gereja protestan di Kecamatan Langke Rembong seperti Gereja Protestan Imanuel Ruteng, Gereja Pantekosta Hosana Ruteng, GBI, dll.

Baca juga  Kejaksaan dan Perumda Tirta Komodo Teken MoU Keperdataan dan TUN, Apa Itu?

“Ada beberapa titik gereja Katolik maupun gereja Kristen Protestan yang ada di Kecamatan Langke Rembong. Itu titik-titiknya itu ada sekitar 8 yang sudah kami buat ya pertama itu mulai dari gereja Carep dari Carep itu masuk ke Paroki Kumba kemudian di bandara itu ada Pentakosta lalu kemudian di Gereja Karot naik ke Kristus Raja baru kemudian masuk ke tengah sini itu Gereja Katedral Lama, Katedral Baru, kemudian Cewo Nikit baru di Golo Dukal kita turun ke bawah itu di perumnas ada Gereja Katolik dengan ada gereja Bethel di bawah ya jadi yang terakhir itu Gereja Paroki Redong dibawa ya jadi itu dengan yang di tengah kota ini Gereja Imanuel,” papar Marselus dalam jumpa pers, Rabu (13/12/2023).

Baca juga  Menjadi Pekerja Berkesadaran Penuh di Perumda Tirta Komodo

Setiap gereja, lanjutnya, ditempatkan kelompok petugas yang bertanggung jawab melalui surat perintah resmi yang ditandatangani direktur. Sedangkan di kantor pusat Tirta Komodo disiagakan pula mobil-mobil tanki air yang disiapkan mengantisipasi gangguan yang disewaktu-waktu bisa terjadi mengingat sekarang intensitas hujan sedang tinggi yang secata teknis berpotensi mengganggu pipa distribusi khususnya di jalur-jalur rawan rawan longsor.

“Pegawai yang ditugaskan khusus itu ada sprintnya ya ada sprint dan ada tanda tangannya direktur. Kita berharap perayaan Natal sampai dengan tahun baru khususnya di gereja-gereja Katolik maupun Protestan di Langke Rembong tidak terjadi gangguan distribusi air bersih,” imbuhnya.

Debit air menurun 26 persen

Disampaikan pula oleh Marselus, layanan pada tempat-tempat ibadat yang akan merayakan misa Natal dan tahun baru ditingkatkan mengingat wilayah Kecamatan Langke Rembong mengalami penurunan debit air secara signifikan dampak El Nino yang baru berakhir pada awal November 2023 lalu.

Baca juga  Resmikan MBR di Wae Ri’i, Wabup Heri Ngabut ke Penerima Manfaat : Jaga Baik Air Minum

Jumlah pelanggan di Kecamatan Langke Rembong saat ini berjumlah 16.375 pelanggan, maka jika dikonversi ke jumlah orang atau jiwa sama dengan 65.000 jiwa dengan kebutuhan debit air ideal seharusnya 204,69 liter per detik.

“Debit air yang ideal untuk melayani 65.000 ini atau sama dengan 16.375 pelanggan itu idealnya kita butuh debit air itu 204,69 liter per detik itu idealnya. Tapi kondisi air kita saat ini hanya 151,25 liter per detik. Kita kehilangan debit 53,44 liter atau tempo hari itu kemarau panjang El Nino dampaknya sangat besar kepada kita di leher termasuk dinilai saya fokus lagi remote kondisi debit air kita 151,25 liter per detik atau 26% akibat kemarau Panjang atau El Nino tempo hari,” ulas Sudirman.

“Walaupun debit air kita sedang menurun tapi kita pastikan ketersediaan air di gereja-gereja aman selama perayaan Natal dan tahun baru,” tutupnya.(js)

Tag: