Bawaslu Manggarai Buka Tabungan Pendidikan untuk Kakak Beradik Yatim Piatu Asal Matim

Yaya menerima tabungan pendidikan dari Bawaslu Manggarai (Ist).

Manggarai– Bawaslu Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur berderma untuk kakak beradik penyandang yatim piatu asal Manggarai Timur. Santunan yang diberikan dalam bentuk tabungan pendidikan.

Santunan yang diterima Maria Goreti Beatriani dan adiknya Angelo Dwiyatmo Yunetz senilai Rp7 juta rupiah. Dana itu disimpan di tapendik koperasi Kopkardios.

Penyerahan santunan kepada Yaya, panggilan untuk Maria Goreti Beatriani, oleh Ketua Bawaslu bersama dua komisioner dan kepala sekretariat bertempat di kantor Bawaslu Manggarai, Kamis (11/1/2024).

Ketua Bawaslu Manggarai, Fortunatus Hamsah Manah mengatakan, santunan kepada anak yatim piatu Yaya dan Angelo sebagai bentuk kepedulian nyata jajaran pengawas pemilu di lingkup Bawaslu Kabupaten Manggarai untuk membantu anak-anak yang kehilangan orang tua seperti yang dialami Yaya dan adiknya.

Baca juga  Argumentasi Pemerintah Terkait Dana Pilkada Manggarai 2020 untuk KPU dan Bawaslu

“Santunan ini berupa bantuan finansial dalam bentuk tabungan pendidikan senilai Rp7 juta dan pemberian sembako senilai sejuta,” kata Fortunatus.

Yaya dan Angelo kakak beradik yatim piatu (Sumber : Yohanes/Floressmart).

Tahu dari pemberitaan

Diakui Fortunatus, keberadaan kakak beradik Yaya dan Angelo itu diketahui dari pemberitaan media online.

“Santunan untuk Yaya dan Angelo diinisiasi oleh Bawaslu Manggarai setelah membaca berita. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial mereka, pengawas pemilu di unit kerja Bawaslu Kabupaten Manggarai kemudian tergerak hatinya untuk melakukan Aksi Natal dengan menyisihkan sedikit dari rezeki. Kegiatan ini kemudian melibatkan seluruh Panwaslu Kecamatan dan Pengawas Kelurahan Desa,” terang Manah.

Baca juga  Caleg-caleg di Paroki Karot ‘Bersumpah’ Tolak Politik Uang di Altar Gereja

Dikatakannya, santunan anak yatim piatu ini mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama. Bawaslu Manggarai memberikan dukungan baik secara finansial maupun moral kepada Yaya dan Angelo yang membutuhkan bantuan, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan lebih baik khususnya di bidang pendidikan.

Menurut Manah, santunan Bawaslu Kabupaten Manggarai kepada Yaya dan Angelo difokuskan pada dana pendidikan dengan pertimbangan untuk memastikan bahwa keduanya dapat mengakses pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi Yaya dan Angelo.

Pihaknya berkomitmen untuk mendukung Yaya dan Angelo di waktu-waktu mendatang.

“Dengan memberikan dukungan pendidikan ini diharapkan dapat membantu menciptakan peluang yang lebih baik bagi Yaya dan Angelo untuk meraih masa depan yang lebih cerah melalui Pendidikan,” tekan dia.

Baca juga  Derita Petugas Coklit di Reok Barat Mendaki Bukit Cari Sinyal untuk Kirim Laporan

Sebelumnya, sambung Manah, pada kunjungan rumah Jumat 5 Januari 2024, Bawaslu Kabupaten Manggarai telah lebih dahulu memberi sumbangan sembako dan uang buku tulis senilai Rp1 juta kepada Yaya dan Angelo.

Yaya (14) merupakan siswi Kelas IX SMP Negeri 1 Pocoranaka Lambaleda Selatan. Sedangkan adik semata wayangnya Angelo Dwiyatmo Yunetz, usia 6 tahun, saat ini masih duduk di bangku kelas I SD Inpres Bealaing.

Kakak beradik itu hidup berdua di rumah peninggalan orang tua mereka di RT 04 RW 02 Desa Bangka Pau Kecamatan Lambaleda Selatan Manggarai Timur.

Kedua orang tua mereka, Hubertus Neja dan Ninik Nuriani meninggal karena sakit. Selama ini Yaya dan Angelo hidup dari bantuan tetangga dan kerabat. (js)

Tag: