Partisipasi Warga Manggarai NTT Melorot di Pemilu 2024, KPU Ungkap Penyebabnya

Pencoblosan Pemilu 14 Februari 2024 di Mangggarai-NTT (Sumber : Yohanes)

Manggarai– Tingkat partisipasi pemilih pada pemilu serentak tahun 2024 di Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur hanya 76,52 persen atau 185.283 dari 242.090 pemilih dalam DPT.
“Total keseluruhan DPT Kabupaten Manggarai sebanyak 242.090. Namun yang menggunakan hak pilihnya di hari H sebanyak 185.283 pemilih atau dengan kata lain tingkat partisipasi pemilih sebanyak 76,52 persen. Persentase ini sedikit menurun jika dibandingkan dengan Pemilu 2019 yakni sebanyak 77,36 persen,” papar Komisioner KPU Manggarai Heri Harun dalam gelar media gathering di Ruteng, Kamis 21 Maret 2024.
Heri menguraikan, di Manggarai ada tiga Kecamatan yang tingkat partisipasi pemilihnya cukup tinggi yakni Kecamatan Langke Rembong dengan persentase 82,97%, Kecamatan Reok Barat 81,05%, dan Kecamatan Reok 80,24%.
Sementara itu, ada 3 kecamatan yang tingkat partisipasi pemilihnya rendah yakni Kecamatan Satarmese Utara dengan persentase 70,76 persen, Kecamatan Cibal Barat 72,18 persen, dan Kecamatan Rahong Utara 72,03 persen.
“Terhadap hal ini KPU Manggarai terus mendalami penyebab melorotnya partisipasi pemilih. Kita juga memberi apresiasi kepada desa yang tingkat partisipasi pemilihnya tinggi,” kata Heri.

Komisioner KPU Kabupaten Manggarai (sumber : Yohanes)

Kisruh pemilih pemula

Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Manggarai Rikardus Jemmi Pentor menjelaskan, salah satu penyebab kehilangan partisipasi yakni hilangnya hak pilih dari pemilih pemula yang sudah daftar dalam DPT tetapi tidak memberi hak pilihnya karena sudah berpindah tempat tinggal.

“Itu yang membuat persentase pemilu tahun 2024 menurun,” beber Rikardus Pentor.
Fakta lain, kata Rikar, kurang lebih 80 orang pemilih pemula yang tidak merekam e-KTP sehingga hak pilihnya tidak tersalurkan.
Menurut dia, persoalan partisipasi pemilih itu merupakan kerja sama semua stakeholder, partai politik maupun caleg.
“Untuk meningkatkan partisipasi pemilih itu bukan hanya kerja penyelenggara saja. Partai politik juga punya peran untuk menyakinkan pemilih agar bisa memberikan hak pilihnya di TPS,” katanya.
Atas peristiwa tersebut, KPU Manggarai berkomitmen merapikan data pemilih sehingga meminimalisir kesalahan yang sama jangan terulang pada Pilkada 2024 mendatang.
Senada dengan Pentor, Komisioner KPU Manggarai lainnya, Florianus Irwan Kondo menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Manggarai dan peserta pemilu yang sudah menyukseskan pemilu serentak 2024.
“Apresiasi kepada seluruh masyarakat Manggarai dan semua peserta pemilu yang telah berkolaborasi menyukseskan pemilu bersama para penyelenggara. Serta apresiasi kepada stakeholder terkait seperti kepolisian, Pemda Manggarai yang telah men-suport serta teman-teman media yang sudah membantu memberikan edukasi,” tutup Kondo. (js)
Baca juga  Jadi Jurkam Ganjar Pranowo, Bupati Heri Nabit Ajukan Cuti
Tag: