Dianggap Menista Budaya Manggarai,Compang Pantai Pede Dibongkar

floressmart.comCompang atau batu Mesbah  yang sebelumnya dibangun di areal pariwisata pantai Pede Labuan Bajo oleh kelompok tertentu akhirnya  dibongkar , Senin 18 April 2016  .

Dari tayangan video amatir yang dperlihtkan kepada floressmart.com, tampak sekelompok orang itu datang bergerombolan dengan parang dipinggang. Mereka berkali-kali melontarkan ancaman apabila ada yang mencoba menghalangi aksi mereka. Tak kurang dari 15 menit, tumpukan batu sebanyak dua kubik lebih itu ‘rata’. Aksi sekelompok massa itu berlangsng singkat dimulai pukul 14.15 berakhir pada 14.30 Wita.

Baca juga  Selain Longsor,Waspadai Ini Di Jalur Ruteng-Reo

Keberadaan Compang di areal pantai Pede hari-hari ini memang menyulut pertentangan dari para pemangku adat di Labuan Bajo dan sekitarnya terutama kedaluan Nggorang yang konon disebut sebagai empunya pantai Pede sebelum diserahkan ke pemerintah.

Membangun Compang atau mesbah di tempat yang tidak semestinya  dalam kultur budaya masyarakat Manggarai dipadang sebagai penistaan terhadap adat  istiadat serta memiliki resiko dapat mendatangkan petaka.

Baca juga  Ketika Pedagang Mengurai Soal di Pasar Inpres Ruteng

“Kalau kutukan menyerang mereka yang membuatnya tidak masalah, tapi ketika tulahnya menyerang keturunan Nggorang itu yang kami tidak bias terima,’’ Ujar tokoh adat Nggorang usai menggelar rapat dengan bupati Gusti Dula Senin pagi.

Informasi yang dihimpun, pembangunan Compang di pantai Pede merupakan bentuk perlawanan kelompok tertentu terhadap kebijkan pemerintah propinsi NTT yang memberi hak kelola usaha pariwisata pantai  Pede kepada investor.(js)

Baca juga  SKPD Yang Urus Pasar Jangan Jadi Calo